oleh

Langgar Prokes, Sebanyak 22 Orang Terjaring Operasi Yustisi Oleh Polsek Tambora

METRORAKYAT.COM, JAKARTA – Sebanyak 22 orang terjaring dalam operasi yustisi yang digelar oleh Kepolisian Polsek Tambora di pertigaan Jalan Rusun Angke Tambora, Jakarta Barat, pada hari Rabu (23/6/2021).

Dari 22 pelanggar 20 orang diantaranya dijatuhkan sanksi sosial dengan menyapu jalanan. Sementara 2 orang lagi lebih memilih membayar denda adiministrasi dengan total Rp. 200 ribu.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tambora, Jakarta Barat, Kompol Moh Faruk Rozi menjelaskan bahwa kegiatan operasi ini dalam rangka untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Dari para pelanggar yang terjaring, kami dapatkan tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak dalam berkendaraan. Langkah penindakan yang kami lakukan agar di wilayah Tambora bebas dari penyebaran virus Covid 19,” kata Kompol Moh Faruk Rozi saat dikonfirmasi, Kamis (24/6/2021).

Selain penindakan, kata Akhyar para pelanggar diimbau untuk disiplin mamatuhi Protokol Kesehatan.

Pendisiplinan juga diutarakanya kepada seluruh masyarakat di Tambora dengan mengedukasi Tatanan Adaptasi Kebiasaan Baru dengan 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak).

Kami memerintahkan personel untuk melakukan operasi di sejumlah wilayah hukum Polsek Tambora khususnya.

Operasi tersebut kemudian diperkuat oleh personel sebanyak 23 anggota terdiri dari TNI, Polri, SatpolPP, Damkar, Dishub.

Disana, personel melakukan pendisiplinan dengan cara yang sopan. Selain itu, seluruh masyarakat diimbau untuk bekerjasama dan ikut serta memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan mematuhi kebijakan pemerintah.

Salah seorang pelaku pelanggaran ketika ditanyai awak media mengaku lalai dan kurang mengikuti aturan Protokol Kesehatan. ” Saya menyesal pak, kedepan saya akan ikuti Prokes demi kesehatan saya dan keluarga,”ujar Anto, warga disekitar Jalan Rusun.  (MR/IS)

Breaking News