Lahan Relokasi Pengungsi Sinabung Dipatok Pengembang  

Lahan Relokasi Pengungsi Sinabung Dipatok Pengembang  
Bagikan

METRORAKYAT.COM, TANAHKARO – Pengungsi Gunung Sinabung sudah menempati lahan relokasi Mandiri tahap II di Lau Mangir Desa Surbakti Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo sejak tahun 2016.

Belakangan ini muncul isu tidak sedap dari beberapa warga masyarakat bahwa lahan fasilitas sosial (fasos) yang dijanjikan oknum pengembang KNS untuk penerima manfaat diduga dijual kembali ke oknum EG.

Anggota aron bermarga Ginting didampingi beberapa warga pengungsi di relokasi Mandiri Tahap II di Lau Mangir Desa Surbakti mengatakan sebelumnya pengungsi, pengembang, BBPBD Karo  sepakat disediakan lahan kosong 30 persen untuk fasilitas umum dan fasilitas sosial.

Warga bermarga Perangin-angin menambahkan baru-baru ini pengembang disebut – sebut ingin menjual lahan, padahal sudah ada kesepakatan itu. Lahan sekira 10 meter dari tepi jurang disetujui menjadi milik pengungsi Sinabung.

Fasos tersebut sempat dipatok dan diukur oleh oknum pengembang namun patoknya dicabut warga. Bahkan mereka sempat melihat pengembang dan pihak yang bakal membeli lahan terlibat percakapan hangat.

Pihak pengembang Kristina Natalia Surbati ketika dikonfirmasi wartawan membantah pernyataan pengungsi. Ia bahkan mengatakan 30 persen dari luas lahan sudah disiapkan untuk masyarakat pengungsi yang tingggal di Lau Mangir. “ Jadi nggak usah didengarkan pengungsi itu semuanya sudah kita buat bagus, “ ujarnya. (MR/erw)

 

Admin Metro Rakyat News