oleh

Bukti Janji GNPF Ulama Dan Edy Rahmayadi – Musa Rajekhshah

SHARE
47 views

METRORAKYAT.COM, JAKARTA – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi buka suara soal janji saat Pilgubsu yang ditagih GNPF Ulama Sumut. Edy mengaku tidak mengetahui soal janji terhadap GNPF itu.”Apa itu? Nggak tahu saya. Yang belum terealisasi yang mana? Nanti tanya GNPF,” kata Edy di rumah dinas Gubsu, Medan, Rabu (14/4/2021),sebagaimana disiarkan detik.com.

Saat disinggung soal isi perjanjian untuk membela kepentingan Islam, Edy mengaku sudah melakukan itu. Dia mengatakan sudah memprioritaskan umat Islam di Sumut.” Umat Islam kita prioritaskan semua,” ucapnya.

Memprioritaskan umat Islam, kata Edy, dicontohkan dengan tidak adanya larangan untuk beribadah di Sumut. Dia kemudian meminta agar GNPF menjelaskan kembali janji mana yang belum direalisasikan oleh dirinya.

“Waktunya salat, harus salat, waktunya ngaji harus ngaji, waktunya puasa harus puasa. Cek aja siapa yang menyampaikan itu,” jelasnya.

Sebelumnya, GNPF Ulama Sumut mengatakan pihaknya membuat komitmen dengan Gubsu Edy Rahmayadi dan Wagubsu Musa Rajekhshah sebagai syarat dukungan di Pilgubsu 2018. GNPF menyebut hingga saat ini komitmen itu belum ada yang dijalankan.

“Jadi sejauh ini, sudah dua tahun ini, masyarakat beranggapan MoU itu belum dilaksanakan. Cenderung belum dilaksanakan. Dari kelima poin sesuai MoU itu nggak kelihatan komitmen Gubsu dilaksanakan. Itulah kemarin salah satu yang dibahas, menjadi rekomendasi untuk disampaikan,” ucap Ketua GNPF Ulama Sumut Aidan Nazwir kepada wartawan, Selasa (13/4).

Bukti

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengaku tidak mengetahui soal janji terhadap GNPF Ulama saat Pilgub 2018. GNPF pun menunjukkan bukti Komitmen Politik yang dibikin antara mereka dengan Edy saat gelaran Pilgubsu lalu.

Bukti ini diberikan Ketua GNPF Ulama Sumut Aidan Nazwir kepada detikcom. Bukti pertama adalah foto surat perjanjian GNPF Ulama Sumut dengan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekhshah (Ijeck), yang saat itu masih menjadi calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut. Surat perjanjian itu berisi lima poin yang harus dilakukan Edy dan Ijeck jika terpilih.

Komitmen itu dibuat di Medan pada 24 Februari 2018. Komitmen ini ditandatangani Edy Rahmayadi-Musa Rajekhshah sebagai calon gubernur dan wakil gubernur, perwakilan GNPF, dan Ketua MUI Sumut saat itu Prof Abdullahsyah.

Bukti kedua adalah foto bersama Edy-Ijeck dengan perwakilan GNPF Sumut memegang lembaran komitmen yang sudah ditandatangani. Dalam foto itu terlihat seluruh yang berfoto mengacungkan jari menunjukkan angka satu yang merupakan nomor urut pasangan Eramas di Pilgub 2018.

Berikut ini komitmen politik GNPF Ulama Sumut dengan pasangan Eramas jelang Pilgubsu 2018:

Dengan mengharap ridho dan kasih sayang dari Allah SWT, kami yang bertandatangan di bawah ini menyatakan komitmen politik, jika kami terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023 kepada GNPF Ulama Sumut dan seluruh elemen organisasi Islam yang tergabung di dalamnya dan dengan ini menyatakan:

1. Berkomitmen membela kepentingan Islam, Umat Islam dan Ulama

2. Berkomitmen menjaga keberadaan dan mensertifikasi masjid-masjid yang ada di Sumatera Utara secara bertahap

3. Berkomitmen membangun ekonomi Islam dengan mewujudkan perbankan syariah

4. Berkomitmen membangun Islamic Center

5. Berkomitmen menjadikan GNPF Ulama Sumut, ormas Islam, para ulama serta umat sebagai mitra strategis dalam mengelola persoalan Sumut.

Dan untuk mewujudkan kemenangan tersebut, kami dari GNPF Ulama Sumut akan berupaya dan berusaha untuk menggerakkan kekuatan dan potensi umat Islam agar bersama-sama berijtihad politik untuk memilih dan memenangkan pasangan Eramas pada Pilkada 20 Juni 2018.(mr/dc)

Breaking News