Abu Alex Minta Kalapas Kelas IIB Langsa Bersihkan Pegawai Nakal, Jika Tidak Mampu Sebaiknya Mundur Saja

Abu Alex Minta Kalapas Kelas IIB Langsa  Bersihkan Pegawai Nakal, Jika Tidak Mampu Sebaiknya Mundur Saja
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LANGSA – Perlu diketahui bukan rahasia umum lagi marak nya penggunaan handphone di lapas kelas IIB Langsa, seperti adanya pembiaran tau, atau tidak mau tau, pihak Kalapas maupun pegawai lapas.

Dimana dalam pelaksanaan napi yang berada di dalam lapas tentu saja mempunyai aturan yang telah di tetapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM dengan ketentuan salah satu poin napi tidak boleh menggunakan handphone ( Seluler ) di dalam lapas, namun sebaliknya napi tetap semarak menggunakan handphone.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda ( YLBHIM ) Aceh, H M Ali Abusyah akrab disapa Abu Alex Jum’at, (02/04/2021).

Dengan itu, Kepala Lapas Kelas II B Langsa Heri, A.Md.IP, SH, MH diminta bertanggungjawab yang selama ini narapidana bebas menggunakan handphone di dalam lapas.

H M Ali Abusyah akrab di Abu Alex, juga meminta kepada Kalapas Langsa untuk memberikan penjelasan tentang tanggungjawab Lapas Langsa terhadap napi yang bebas dan marak menggunakan handphone dari sel tahanan selama ini.

“Kami juga meminta dengan tegas, kepada Kementerian Hukum dan HAM RI untuk mencopot Kalapas Langsa walaupun baru ditugaskan di Lapas Langsa namun lalai dalam tugas dan tidak tegas menindak anggota yang nakal dan terkesan membiarkan narapidana dengan bebasnya menggunakan handphone,” pungkas Alex.

Harapan Abu Alex kepada Kementerian Hukum dan HAM RI melalui Kemenkumham Aceh, jika hendak menempatkan kepala lapas hendaknya di perhatikan bebet dan bobot nya. “Jangan asal menempatkan yang ujung – ujungnya tidak mampu bekerja dengan baik,” imbuh Abu Alex mantan GAM.

Di tempat terpisah Kalapas Kelas IIB Langsa kepada media ini membantah, sesuai peraturan dilarang di dalam lapas napi menggunakan handphone.

” Selain itu pegawai lapas sering melakukan razia dan sudah di laporkan ke pimpinan baik di provinsi dan pusat. Dan kalau pun masih ada napi yang menggunakan handphone tolong kasih tau siapa napi yang menggunakan handphone agar kita dalami dari mana asalnya HP tersebut bisa masuk dan kalau petugas lapas yang terlibat kita akan berikan sanksi terhadap petugas tersebut,” tulisnya melalui WhatsApp beberapa hari yang lalu dikirimkan kepada media ini. (MR/DANTON)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.