Pengusaha Pengancam Wartawan Akan Dilaporkan Ke Polisi

SHARE
380 views

METRORAKYAT.COM, LANGSA – Tak terima diancam dan diintimidasi oleh salah seorang pengusaha bermata sipit, wartawan Metrorakyat.com, Irmansyah alias Danton akan melaporkan kejadian yang tidak menyenangkan atas dirinya itu ke polres Langsa.

Hal itu bermula ketika dirinya memberitakan bangunan tanpa IMB yang diakui oleh pelaku sebagai miliknya, meski nama atas sewa menyewa tersebut bernama lain.

Setelah mengancam dengan nada keras lewat telpon selulernya ketika dikonfirmasi wartawan tersebut hari Selasa (22/9/2020) sekira pukul 13.00 WIB siang. Kejadian serupa pada hari yang sama juga berlanjut ketika kedua pihak bertemu di salah satu cafe yang juga miliknya atas ajakan pengusaha itu.

Pengusaha yang diketahui bernama Asiung yang juga pemiliki sejumlah usaha lainnya, seperti Planet Eleven, Locomotiv Cafe, Latte One Cafe dan Billiard itu tak terima dengan pemberitaan tersebut.

“Dengan nada keras dia mengancam saya yang disaksikan oleh rekan saya saat kami bertemu di cafe nya,” jelas Danton.

Baginya sikap kasar tersebut adalah bentuk intimidasi dan pelecehan terhadap profesi wartawan, dan seperti ada upaya menghalangi tugas wartawan. “Seharusnya cukup dengan melakukan hak jawab atau klarifikasi, sebab wartawan selaku fungsi control sosial bertugas dilindungi UU Pers No.40 Tahun 1999, yang juga adalah pilar ke empat, setelah eksekutif, legislatif dan yudikatif di Indonesia,”ujar Danton.

Untuk itu dirinya menyatakan sudah mengambil sikap dan keputusan tegas untuk melaporkan bentuk ancaman dan perbuatan tidak menyenangkan yang ditujukan kepadanya itu.

“InsyaAllah akan saya laporkan dan limpahkan kasus ini ke pihak berwajib, agar kedepan semua pihak tidak semena- mena terhadap kami, serta dapat menghargai profesi wartawan,” tutupnya pasti.

Langkah itu mendapat dukungan dari Yoesdinoer, wartawan senior di kota Langsa.

Dirinya mendukung penuh upaya hukum tersebut dan meminta penegak hukum untuk mengusut tuntas pengancaman yang dilakukan oleh pemilik bangunan itu terhadap wartawan.

“Kami minta polisi usut tuntas hingga tidak ada lagi sikap anti kritik dan intimidasi terhadap wartawan seperti yang terjadi selama ini,” tegasnya. ( MR/Red )

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif