Kab Samosir Hadapi, Normal Baru Terproteksi
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan (GTPP) Covid-19 secara berulang mengingatkan masyarakat menghidupi normal baru terproteksi. Terproteksi artinya mengikuti protokol kesehatan (Prokes) yakni pakai masker, sering cuci tangan pakai sabun, dan jaga jarak interaksi, kata Kominfo Rohani Bakara SPd, MM, lewat WA diterima metrorakyat.com, Rabu (16/9/2020).
Untuk mewujudnyatakan normal baru terproteksi dengan prokes, bukanlah perkara mudah disebabkan sikap dan perilaku masyarakat mengabaikan pakai masker, sering cuci tangan, dan jaga jarak interaksi.
“Oleh karena itu, Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Prokes Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 akan disegerakan di tingkat kabupaten/kota se-Sumut”, ujar Rohani.
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) dalam operasi Yustisi, merasa kecewa banyak warga belum memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Kondisi normal baru terproteksi secara nyata kerumunan semua orang menggunakan masker, setelah selesai menyentuh benda langsung mencuci tangan, dan interaksi ditandai jarak minimal satu meter.
Jika diamati kerumunan setiap hari, normal baru terproteksi menyeluruh. “Untuk itu, perlu penanaman dan penumbuhan kesadaran bahaya Covid-19 ketika berada kerumunan dan melakukan aktivitas pelaksanaan prokes.
GTPP Covid-19 Samosir mengajak masyarakat melakukan proteksi diri prokes atas dasar saling melindungi menggunakan masker di luar rumah merupakan tanggung jawab bersama. “Mari ingatkan keluarga setiap hari agar mematuhi prokes. Sambil menunggu vaksin Covid-19 tahun 2021, normal baru terproteksi melakukan terbaik agar dapat dilakukan mencegah penularan Covid-19”, ajak Rohani.
GTPP Covid-19 tetap menyuarakan pentingnya normal baru terproteksi bagi masyarakat ketika berada di luar rumah atau ruang publik.
Perkembangan data Covid-19, Samosir. Suspek Nihil, Konfirmasi Nihil, Sembuh satu orang,
Meninggal Dunia satu orang. (MR/JB Rumapea)

