oleh

Pandemi Covid-19, Semua Puskesmas Kab Samosir Disiagakan

SHARE
111 views

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Akibat wabah Virus Pandemi Corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir mengintruksikan seluruh tim medis Puskesmas supaya tetap siaga penuh dalam menjaga kondisi penyebaran wabah Covid-19. Rapidin Simbolon selaku Ketua Gugus Tugas Kendali Covid-19 dan Bupati Samosir, meninjau kesiapan petugas Puskesmas Buhit bersama jajaran SKPD Samosir.

Untuk mengantisipasi kemungkinan masyarakat terkena Covid 19 di Samosir, Ketua Gugus Tugas Kendali, Rapidin Simbolon menegaskan agar seluruh Puskesmas tetap siaga.

“Petugas jajaran Puskesmas wajib siaga, menjaga kemungkinan adanya warga yang terpapar. Sekaligus aktif memantau pergerakan masyarakat yang masuk ke daerah ini,” pinta Bupati, Pangururan, Sabtu (19/4/20).

Pemkab akan tetap melakukan monitoring ke Puskesmas untuk melihat perkembangan dan pemantauan sejauh mana penganan yang di lakukan Tim medis terhadap warga yang sedang butuh pertolongan.

“Petugas medis wajib memenuhi standar penanganan Covid-19, baik dari segi kesiapan maupun APD,” tegas dia. Dijelaskan Rapidin, setiap Puskesmas supaya menyediakan fasilitas untuk mencuci tangan. “Termasuk pengawasan terhadap pasien yang berobat, melakukan pengukuran suhu tubuh terlebih dahulu,” perintah Bupati.

Ia juga meminta para petugas di Puskesmas untuk menerapkan social distancing. “Pasien yang berobat harus tetap menjaga jarak duduk, sebagai langkah awal memutus rantai penyebaran virus Corona,” jelasnya.

Ketika meninjau kesiapan petugas di Puskesmas Buhit, Kecamatan Pangururan, Rapidin mengatakan, agar petugas makukan penanganan dengan standar pelayanan yang sudah ditetapkan pemerintah. “Siapkan rujukan serta komunikasi aktif dengan pihak Dinas Kesehatan dan RSUD, apabila ada gejala Covid-19” tegasnya lagi.

Yang paling penting menurutnya adalah pencegahan penyebaran Covid-19 benar benar dilakukan setiap hari secara konsisten. “Jangan sampai lengah dan kecolongan, termasuk memantau para pendatang dari luar Samosir. Jika ada masyarakat dengan status ODP harus benar-benar diisolasi selama 14 hari,” pungkas Rapidin Simbolon. (MR/ JB Rumapea)

Breaking News