Menjadi Duta Dan Tuan Rumah Yang Memberkati : Kontingen Teluk bintuni Dilepas Menuju Pesparani Iv Tingkat Provinsi Papua Barat

Menjadi Duta Dan Tuan Rumah Yang Memberkati : Kontingen Teluk bintuni Dilepas Menuju Pesparani Iv Tingkat Provinsi Papua Barat
Bagikan

METRORAKYAT.COM, BINTUNI – Suasana penuh sukacita dan harapan menyelimuti acara pelepasan resmi kontingen Kabupaten Teluk Bintuni yang akan mengikuti ajang Pekan Seni Paraliturgi dan Rohani (Pesparani) ke‑4 Tingkat Provinsi Papua Barat.

Kegiatan yang akan berlangsung di Bintuni ini, disiapkan dengan matang sebagai wujud sinergi antara pengembangan seni, nilai rohani, serta kebanggaan daerah.

Kegiatan ini dihadiri oleh para Kepala Desa, Bapak‑Bapak Pendeta, unsur pemerintah daerah, panitia pelaksana, pendamping, orang tua, serta seluruh peserta kontingen yang telah dipilih melalui proses seleksi ketat.

Dalam laporan dan arahannya, Ketua Panitia Yohanes Asmorom menyampaikan bahwa keikutsertaan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah pengembangan bakat sekaligus sarana pemuliaan nama Tuhan. Seluruh tahapan telah dilalui dengan sungguh‑sungguh: mulai dari seleksi peserta, pembentukan tim pelatihan, latihan intensif, pembinaan mental dan spiritual, hingga koordinasi bersama Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, serta Gereja Katolik.

“Kami berusaha sekuat tenaga mempersiapkan segalanya agar kita mampu tampil maksimal, menjunjung sportivitas, dan menjadi kebanggaan. Apa yang belum bisa, mari kita usahakan sampai bisa. Apa yang harus dilakukan, mari kita pastikan terlaksana dengan sebaik‑baiknya,” tegas Yohanes Asmorom.

Sementara itu, selaku ketua kontingen kabupaten teluk bintuni Nyonya Nurdiana Lingara menyampaikan penghargaan dan selamat kepada seluruh peserta yang telah dipercaya sebagai Duta Kabupaten Teluk Bintuni. Ia menegaskan bahwa kepercayaan ini membawa tanggung jawab besar: kalian tidak hanya membawa nama kelompok atau kontingen, melainkan wajah daerah yang kita cintai bersama.

“Tampilkanlah kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan dengan latihan tekun dan doa kepada Tuhan Yesus Kristus. Bernyanyilah dan bergeraklah dengan keyakinan, disiplin, dan sukacita sebagai ungkapan syukur kita,” ujarnya.

Pesan paling mendalam disampaikan terkait peran ganda Teluk Bintuni sebagai peserta sekaligus tuan rumah ajang ini.

“Target kita bukan sekadar menjadi pemenang di atas panggung. Yang jauh lebih penting adalah mari kita menjadi tuan rumah yang baik. Saling bantu ketika tamu membutuhkan, tunjukkan bahwa masyarakat Teluk Bintuni adalah masyarakat yang terbuka, santun, dan penuh persaudaraan,” tegas Nurdiana Lingara.

Ditekankan pula bahwa kesan abadi tidak lahir dari piala semata, melainkan dari senyuman hangat, sapaan tulus, dan sikap yang menyentuh hati. “Biarlah mereka pulang dengan cerita: Teluk Bintuni tidak hanya sukses menyelenggarakan acara, tetapi juga berhasil menyentuh setiap jiwa yang hadir. Itulah kemenangan yang nilainya jauh lebih lama dikenang.”

Dalam sambutannya, Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, S.E., M.H. menyampaikan kebanggaan mendalam atas persiapan dan kesungguhan seluruh pihak. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan sejati diukur dari kesatuan antara prestasi dan akhlak mulia.

“Anak‑anakku, kalian adalah wajah Teluk Bintuni. Tampillah dengan percaya diri persembahkan bakat yang Tuhan berikan. Namun ingatlah: sikap ramah, tutur kata baik, dan persaudaraan tulus adalah bukti kebesaran jiwa kita,” pesan Bupati.

Pemerintah Kabupaten memberikan dukungan sepenuhnya demi kelancaran kegiatan ini. Diharapkan ajang Pesparani menjadi sarana mempersatukan hati, memperkuat iman, serta memperkenalkan Teluk Bintuni sebagai daerah yang kaya budaya, damai, dan penuh kasih.

Acara ditutup dengan doa pemberkatan bagi seluruh kontingen, panitia, dan keseluruhan rangkaian kegiatan yang akan berlangsung.(mr/red)

Metro Rakyat News

Tinggalkan Balasan