Dana Aspirasi Pembangunan Masjid Babussalam Gp.Kapa Dipertanyakan, Penegak Hukum Diminta Usut
METRORAKYAT.COM, LANGSA – Dana aspirasi anggota DPR Aceh untuk pembangunan mesjid Babussalam Gampong Kapa Kec.Langsa Timur Pemko Langsa yang dikelola oleh Plt BKM bentukan baru dibawah Ketua Tgk.Ismail yang juga sebagai Ketua Tuha Peat digampong tersebut menjadi buah bibir pembincangan warga.
Pasalnya, Plt Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) pada pembangunan masjid Babussalam tersebut menurut mereka muncul dan tampil secara mendadak untuk dapat menarik dan menyerap aspirasi salah satu anggota DPR Aceh yang besarnya Rp 189.030.000,- sumber dana APBA-P (Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh Perubahan).
Selain dari itu anggota BKM lama secara keorganisasian masih masuk dalam kepengurusan yang membidangi masing-masing tugas, namun dalam hal ini mereka tidak dilibatkan dalam kegiatan tersebut dan justru sebaliknya, Plt BKM bentukan baru itu dengan berbagai dalih ketidak sanggupan anggota BKM lama merekrut anggota lain yang ditempatkan pada posisi strategis seperti salah satunya Bendahara yang merupakan salah satu syarat untuk bisa mencairkan anggaran aspirasi tersebut.
“Bendahara lama sudah pernah kami koordinasikan agar ikut dalam kegiatan pembangunan mesjid Babussalam, namun dirinya menolak dengan alasan masih ada sangkutan di Bank, jadi kami mengambil inisiatif untuk merekrut bendahara baru agar pencairan dana bisa direalisasikan,”sebut Plt BKM Tgk.Ismail saat dikonfirmasi dikediamannya, Sabtu (18/1/20).
Dijelaskannya, menyangkut aspirasi anggota dewan DPR Aceh Nur Zahri untuk pembangunan Mesjid Babussalam secara lisan sudah saya sampaikan kepada masyarakat saat pengajian pada setiap malam Jum’at.
“Saya sudah transparan kepada mereka, jadi kalau mau cari-cari kesalahan silahkan, dan itu wujud pembangunannya juga ada,” sebut Tgk.Ismail kepada Metrorakyat.com, dengan nada sedikit menantang sambil menunjuk ke lokasi masjid.
Sementara itu ditempat berbeda bendahara yang ditunjuk Syafrudin yang juga Sekdes Gampong Kapa yang masih ada sangkut paud tali persaudaraan dengan Plt BKM Tgk.Ismail kepada Metrorakyat.com menjelaskan, “dana pembangunan mesjid Babussalam merupakan dana aspirasi anggota DPR Aceh dari Nur Zahri yang kami urus untuk melanjutkan mana yang belum terbangun pada mesjid Babussalam.
“Dan saya selaku bendaharanya pada kegiatan itu. Untuk masalah keuangan, saya serahkan kepada Ketua Tgk.Ismail. Saya tidak memegang uang, yang pegang uang Pak Cik Saya Tgk.Ismail, dan untuk lebih detilnya silakan tanyakan saja kepada Tgk.Ismail, atau kepada Ayah Dhien akrab di panggil, Warga Gampong Sungai Lueng, kami juga siap bertanggung jawab terkait bangunan tersebut karena itu sarana ibadah,” urai Syafrudin dengan nada juga berbau tantangan saat dikonfirmasi Metrorakyat.com dikediamannya pada Sabtu pagi tadi, (18/1/20 ).
Dari hasil konfirmasi yang telah dilakukan Metrorakyat.com terhadap dua nara sumber yaitu Bendahara dan Plt BKM yang dirinya menyatakan pada sebelumnya telah mengajak anggota BKM lama pada kegiatan tersebut, Wartawanpun mencoba melakukan konfirmasi dengan salah satu anggota BKM lama untuk memastikan kebenaran apa yang dikatakan Plt BKM dan Bendahara.
Menurut anggota BKM yang minta namanya tidak ditulis ini mengungkapkan, jangankan untuk mengajak, saran yang kami sampaikan kepada mereka saja ditolak mentah-mentah, kami dianggap tidak ada peran dalam kegiatan pembangunan mesjid itu, dan kami khususnya saya pribadi tidak ada masalah, namun yang kita sayangkan kenapa masih ada praktek KKN pada kegiatan tersebut. oleh karena itu kami minta penegak hukum untuk mengusut dana aspirasi pembangunan mesjid Babussalam yang di kelola oleh pak cik dan kemenakan.
“Coba lihat bagaimana hubungan Plt BKM dengan Bendahara, itu Pak Cik dan Kemenakan, apa tidak ada yang lain digampong ini untuk dijadikan Bendara, Bendahara BKM lama kan ada kenapa harus menunjuk bendahara lain dengan alasan Bendahara BKM lama masih ada tunggakan di Bank sehingga dikhawatirkan akan ada pemotongan saat uang itu dicairkan, itu hal yang tidak masuk akal,” tutup sumber anggota BKM itu singkat menerangkan. (MR/DANTON)

