Warga Helvetia Minta Proyek Dinas PU Dikerjakan Sesuai Bestek

Warga Helvetia Minta Proyek Dinas PU Dikerjakan Sesuai Bestek
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Temuan warga yang tinggal di Kecamatan Medan Helvetia terkait perbaikan jalan terutama Jalan Dalam Gang, terkadang membuat warga kecewa, sebab, setelah selesai pengaspalan, lebar Jalan gang menjadi bertambah kecil sebab lebar jalan yang diaspal tidak penuh belum lagi kualitas aspal seperti ketebalan aspal ada ditemukan tidak sesuai bestek.

Hal itu terungkap ketika pelaksanaan Reses I sidang I, tahun 2019 – 2020, anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, SE dari Dapil I Medan, Rabu (18/12/19), seperti yang diutarakan oleh Maju Halomoan Hutapea, warga Jalan Setia. Maju Halomoan menerangkan bahwa kualitas pekerjaan pengaspalan yang telah dilaksanakan namun tidak berapa lama sudah rusak dan amblas. sehingga butuh diperbaiki kembali.

” Memang saat ini di wilayah Kecamatan Medan Helvetia sudah banyak pengaspalan Jalan terutama Jalan dalam Gang yang dilaksanakan oleh Dinas PU kota Medan, namun hendaklah juga para pemborong atau pihak ketiga memperhatikan kualitas pekerjaannya, agar jangan sampai dana APBD yang digunakan menjadi mubajir,” terangnya.

Dihadapan perwakilan dari Dinas PU Kota Medan yang hadir, Maju Halomoan berharap, ada tindakan tegas atau teguran kepada para pemborong atau pihak ketiga ketika diketahui pekerjaannya tidak sesuai bestek atau kualitas pekerjaannya kurang baik.

” Kalau boleh, terhadap Jalan-Jalan yang sudah rusak dan berlobang agar dilakukan patching atau penambalan saja, agar kondisi Jalan bagus dan nyaman untuk dilintasi,”terangnya.

Menjawabnya, perwakilan dari Dinas PU kota Medan, Ardiansyah mengaku jika memang pada saat dilapangan, untuk lebar jalan yang diaspal bisa berkurang, namun untuk ketebalan aspal tetap diukur dan harus sesuai bestek.

” Namun demikian, kami akan tetap memantau jalannya pekerjaan tersebut dan berterimakasih kepada masyarakat yang mengetahui adanya keganjilan terhadap pekerjaan dilapangan sehingga kami dapat segera memperbakinya,” ujar Aridiansyah.

Selain masalah Jalan, warga Kecamatan Medan Helvetia juga mengeluhkan drainase yang masih ada belum dilakukan pembetonan, seperti yang dikeluhkan oleh Rusman Sihotang, warga Jalan Budi Luhur, dimana, Rusman yang mewakili warga mengaku sampai saat ini mereka masih mengeluhkan banjir ketika hujan turun sebab, kondisi drainse di daerah mereka butuh perbaikan.

” Drainase di Kelurahan Dwikora belum diperbaiki, sebagai contoh Gang Aneka di Jalan Budi Luhur, yang memiliki panjang 150 meter dan buntu. Kami minta agar gang Aneka tersebut di aspal atau diperbaiki. Kami mohon agar usulan kami ini dipertimbangkan oleh Wakil Rakyat untuk disampaikan kepada Pemerintah Kota Medan,” tuturnya.

Anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, SE pada kesempatan itu mengatakan akan memprioritaskan keluhan warga yang lebih penting seperti perbaikan Jalan, drainase, sampah dan masalah kesehatan.

” Masalah perbaikan Jalan memang sempat kita pertentangkan, seperti Jalan Kapten Muslim, masalahnya di daerah Jalan Kapten Muslim sering banjir, tetapi malah jalan yang dibeton, seharusnya dicari tahu penyebab banjir dengan memeriksa drainase, bukan malah Jalan yang di cor, tetapi itu sudah dilakukan, kita tinggal memantau apakah nanti masih banjir,” sebut poltisi dari partai Gerindra dari Dapil I, meliputi Kecamatan Medan Helvetia, Medan Barat, Medan Petisah dan Medan Baru itu.

Untuk Jalan Budi Luhur, Duma berjanji akan membawanya ke dewan dan membahasnya untuk dilakukan usulan perbaikan yang tentunya melalui pembahasan pokok pikiran (pokir) dan melalui paripurna.

Hadir juga pada pelaksanaan reses I tahun 2019 tersebut antara lain perwakilan Lurah Helvetia, IH Siagian, Dinas PU Kota Medan Ardiansyah, mewakili Camat Helvetia Supriadi Lubis, mewakili Kapuskesmas Helvetia Juliana, mewakili Dinas PKP PR Tondi Nasution dan tokoh masyarakat serta ratusan masyarakat.

Di akhir pelaksanaan kegiatan reses gelombang II, Dame Duma Sari Hutagalung yang dilaksanakan di Jl Krisan D 13 Griya Riatur Kec Medan Helvetia, mengaku akan mentabulasi seluruh keluhan warga dan akan diteruskan kepada Pemko Medan. “Aspirasi warga akan kita sampaikan resmi ke Pemko Medan melalui rapat paripurna. Kita teruskan ke Pemko Medan untuk ditindaklanjuti, semoga cepat terealisasi,” terang Duma mengakhiri. (MR/RED)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.