Didit Gusanjaya, DPRD Tidak Pernah Dilibatkan Dalam Pembuatan Pergub Nomor 18 Tahun 2019
METRORAKYAT.COM, BANGKA BELITUNG – Puluhan wartawan kembali datangi kantor DPRD Provinsi Bangka Belitung terkait Pergub nomor 18 tahun 2019 tentang penyebarluas informasi penyelenggaran pemerintah dilingkungan provinsi Bangka Belitung.
Kedatangan puluhan wartawan tersebut untuk mendengar jejak pendapat mengenai Pergub nomor 18 tahun 2019 dan uji kompetensi wartawan(UKW) yang dilaksanakan oleh dinas Kominfo.
Acara yang digelar diruang rapat Banmus DPRD provinsi Senin (9/12/2019) langsung dipimpin ketua dewan provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya dan diikuti oleh OPD lain.
Mengenai revisi Pergub nomor 18 tahun 2019 Didit gusanjaya menjelaskan, pihaknya tidak bisa merevisi karena DPRD tidak pernah dilibatkan pembuatan Pergub tersebut.
Mengenai Pergub itu sendiri antara mereka masih ada perbedaan pandangan, satu ingin revisi dan satu tidak ingin. “Jadi kita mempunyai dua solusi, pertama kita minta kepada Gubernur untuk segera mengadakan koordinasi dengan OPD terkait dan yang. kedua, saya akan perintahkan teman- teman ke dewan pers biar clear,” terang Didit.
Mengenai uji kompetensi wartawan(UKW) jika gagal dilaksanakan bearti gagal dalam penyerapan anggaran, filosofi DPRD menganggarkan untuk membantu mengakomodir biar semua sama.
“Yang saya bingung kenapa pak Darman selaku kadis Kominfo mengatakan kalau UKW ini bukan wewenang dari dana APBD, jadi kalau bukan wewenang nya ngapaian di usulkan, ini jadi pertanyaan kita,” tegas Didit.
Sementara itu kepala dinas Kominfo Sudarman, mengatakan untuk uji kompetensi wartawan (UKW) yang akan dilaksanakan tahun ini pada prinsipnya itu bukan kewajiban mereka.
“Kami tetapi disini, kami hanya membantu agar perusahaan pers bisa meng UKW kan wartawannya masing-masing. UKW yang akan dilaksanakan tahun ini bisa tidak dilakukan karena dari keputusan rapat tadi kegiatan ini minta dibtunda dulu,”terang Darman.
Disinggung berapa besar anggaran yang digunakan untuk kegiata UKW ini, Darman mengatakan lupa, berapa besar anggaran yang digunakan untuk UKW tersebut.(mr/rd)

