Juli 2019, Ekspor Sumut Naik Sebesar 34,41 Persen

Juli 2019, Ekspor Sumut Naik Sebesar 34,41 Persen
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Kenaikan ekspor melalui pelabuhan wilaya Sumatera Utara (Sumut) Juli 2019 mengalami kenaikan jika di banding Juni 2019 sebesar US$526,49 juta menjadi US$707,64 juta naik 34,41 persen. Bila di banding Juli 2018 mengalami penurunan 8,51 persen.

Demikian di sampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumut, melalui Kepala Bidang Statistik Distribusi, Bismark SP Sitinjak, di kantornya Jalan Asrama Medan, Selasa (2/9).

Lanjut Bismark, untuk perkembangan ekspor di Sumut dari sektor pertanian naik US$25,06 juta atau 53,80 persen, sektor industri naik US$156,09 (32,52 persen) untuk sektor lainya masih status stabil.

“Dari kontribusi nilai ekspor Januari sampai Juli 2019 memiliki kontribusi dari industri 90,30 persen, pertanian 9,69 persen dan pertambangan serta penggalian, sektor minyak, gas maupun sektor lainya 0,00 persen,” ungkap Bismark.

Sedangkan menurut golongan barang HS (harmonized System Code) Juli 2019 terhadap Juni 2019 kenaikan terbesar yaitu lemak, minyak hewan/nabati (HS 15) sebesar US$56,00 juta (27,66 %) diikuti produk kimia (HS 38) US$23,48 juta (30,90 %), kopi, rempah – rempah (HS 09) US$15,49 (25,93%) dan lainya naik kurang dari US$15 juta serta komoditas menurun Juli 2019 terhadap Juni 2019.

Lanjut Bismark, ekspor Januari – Juli 2019 dibanding Januari – Juli 2018 komoditas kopi, teh , rempah – rempah naik sebesar US$19,48 juta (6,94%).

“Yang lainnya mengalami penurunan. Ekspor terbesar sepanjang bulan Juli 2019 Amerika Serikat, Tiongkok, dan India masing – masing US$102,18 juta, US$72,66 juta, dan US$66,15 juta kontribusi dari ketiga negara tersebut mencapai 34,06 persen,”tukas Bismark.

Lanjutnya lagi, ekspor barang Sumut sekitar 34,18 persen yang di pasarkan ke kawasan Asia di luar ASEAN. Selain itu Tiongkok, India, Jepang dan Bangladesh merupakan pangsa pasar ke Asia di luar ASEAN sebesar US$42,53 juta dan US$18,74 juta.

Januari – Juli mengalami kenaikan ke negara tujuan utama yaitu Thailand US$23,61 juta (23,43%). Secara keseluruhan tujuan utama mengalami penurunan sebesar 9,78 persen di banding Januari – Juli 2018, sebutnya. (MR/JB Rumapea)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.