Jenguk Istri Usai Melahirkan di Dolok Masihul, Rumah Karyawan Bank Mandiri di Bobol Maling

Jenguk Istri Usai Melahirkan di Dolok Masihul, Rumah Karyawan Bank Mandiri di Bobol Maling
Bagikan

METRORAKYAT.COM, PANCUR BATU – Tingginya angka pengangguran disertai tingkat ekonomi masyarakat yang lemah membuat aksi kejahatan di desa Tanjung Anom kecamatan Pancur Batu rawan aksi pencurian.

Seperti halnya yang baru saja terjadi pada Deswin Syahputra (30) warga lingkungan II Dolok kecamatan Dolok Masihul yang bermukim di desa Tanjung Anom dusun 6 kecamatan Pancur Batu yang berprofesi sebagai karyawan Bank Mandiri di jalan Brigjen Katamso Medan bernasib sial.

Pasalnya setelah istri tercintanya melahirkan anak ketiganya di salah satu klinik bersalin desa Tanjung Anom, ia malah menjadi korban tindak pidana pencurian dengan modus mencongkel pintu belakang rumahnya. Senin (20/5/2019) jam 24:00 WIB.

Kejadian berawal saat anak dan istrinya yang usai melahirkan di jemput oleh orang tuanya untuk dibawa ke kampung halaman di daerah Dolok Masihul kabupaten Serdang Bedagai (17/5) namun dikarena ia masih harus menunaikan tugasnya di Bank Mandiri maka ia tak menemani anak dan istrinya pulang kampung namun ia berencana akan menyusul anak dan istrinya di kampung keesokan harinya.

Selanjutnya pada tanggal dan hari yang sama tepatnya setelah jam kerja usai , iapun langsung memacu sepeda motor Yamaha R 15 miliknya mengarah ke Dolok Masihul untuk menjenguk istri dan anaknya yang baru dilahirkan.

Selanjutnya pada hari Senin dini hari jam 24:00 WIB iapun harus kembali lagi kerumahnya dikarenakan pagi harinya ia akan mulai beraktivitas kembali di Bank tempatnya bekerja.

Tepat jam 24:00 WIB setelah tiba di rumah iapun langsung masuk kedalam rumahnya namun betapa terkejutnya dia melihat TV LCD 32 inchi yang baru ia beli beberapa bulan yang lalu sudah tidak lagi berada di tempatnya.

Deswinpunpun langsung mengecek seluruh harta bendanya di dalam rumah dan mendapati DVD dan 1 botol gas 3 Kg miliknya juga ikut raib.

Korbanpun langsung mengecek pintu samping rumahnya dan mendapati kondisi pintu tersebut sudah dalam keadaan terbuka dengan bekas congkelan maling.

Selanjutnya pada pagi harinya sekira jam 6:30 WIB korbanpun mencoba menelepon Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago untuk memberitahukan kejadian yang menimpanya.

Kemudian kapolsek Pancur Batu melalui Kanit reskrimnya Iptu Suhaily memerintahkan tim Pegasus Polsek Pancur Batu untuk melakukan penyelidikan di lokasi sembari mencari informasi dan mengumpulkan saksi-saksi.

Setelah polisi datang ke lokasi, iapun langsung membuat laporan pengaduan di Polsek Pancur Batu dengan nomor STPL /152/V/2019/Restabes Medan.Sek Pancur Batu.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago melalui Kanit reskrimnya Iptu Suhaily menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

” Udah kami cek TKP dan mengambil keterangan dari saksi-saksi, dan untuk pelaku masih dalam penyelidikan, doakan saja agar kita dapat secepatnya mengungkap kasus ini,” ucap Suhaily pada metrorakyat.com

Sementara itu korban berharap agar pihak kepolisian sektor Pancur Batu dapat segera menangkap pelaku.

” Saya harap pihak kepolisian sektor Pancur Batu dapat segera bisa menangkap pelakunya mengingat di sekitar tempat tinggal saya sudah banyak jadi korban pencurian untuk itu saya mendoakan agar semua jajaran Polsek Pancur Batu selalu dalam keadaan sehat dan bisa secepatnya dapat menangkap pelaku,” ucap ayah tiga anak ini penuh harap. (MR/Suriyanto)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.