Orang Tua Korban Penganiayaan Minta Polsek Medan Baru Segera Menangkap Para Pelaku
METRORAKYAT.COM, MEDAN BARU – Halda Sitanggang (55) orang tua Devin Herizwan Sitanggang warga jalan Pabrik Tenun gang Solo no 2 Kecamatan Medan Petisah yang menjadi salah seorang korban pemukulan dan pengeroyokan secara bersama-sama oleh sekelompok orang yang tak dikenal di jalan Punak depan Indomaret pada hari Jumat 22 Maret 2019 sekitar jam 21:00 WIB meminta pihak kepolisian sektor Medan Baru agar segera menangkap para pelaku yang tega memukulin anak dan seorang temanya.

” Tadi malam kami udah ke Polsek Medan Baru bang sampe sekitar jam 02:00 pagi kami disini, namun karena waktu yang tak mencukupi hingga akhirnya kami tadi malam hanya mengambil surat pengantar visum dan melapor saja bang, dan hari ini (23/3) kami datang kembali untuk di periksa penyidik bang,” ucap H.Sitanggang.
Ia juga meminta agar pihak Polsek Medan Baru segera menangkap para pelaku.
” Saya minta pihak kepolisian agar segera menangkap para pelaku yang tega memukulin dan mengeroyok anaku dan teman itu,” pungkas pria berkumis ini.
Katanya lagi, sudah ada dua orang yang memberikan kesaksian ditambah hasil visum serta bila perlu penyidik bisa mengambil rekaman CCTV yang ada di depan warnet jalan Pabrik Padi dan di depan Indomaret jalan Punak karena disitu pasti terlihat siapa-siapa saja orang yang memukuli, menginjak anaknya karena itu juga merupakan bukti kata H.Sitanggang.
Diceritakan sebelumnya bahwa sekitar jam 21 :00 WIB korban Devin Herizwan Sitanggang ( Jose ) bersama seorang rekanya yang turut menjadi korban pemukulan atas nama Ju Pracher Purba sedang berjalan beriringan mengendarai sepeda motor bersama rekan wanitanya Mariam dan Cindy melintas di jalan Pabrik padi (22/3), saat melintas didepan warnet jalan Pabrik Padi, teman wanitanya ( Mariam dan Cindy ) di perli dan di ganggu oleh sekelompok orang yang tengah duduk di depan warnet dengan mengatakan kata-kata yang kurang sopan.
Merasa kasihan rekan wanitanya di ejek akhirnya kedua korbanpun mencoba bertanya pada para pelaku ” ada apa bang, kenapa bang ” sembari terus melaju kearah jalan Punak.
Di duga merasa ditantang akhirnya para pelaku yang berjumlah 6 orang dengan mengunakan 3 unit sepeda motor mengejar para pelaku hingga akhirnya di depan Indomaret jalan Punak, para pelaku menghadang kendaraan korban, hingga terjadi pertengkaran dengan para pelaku hingga akhirnya para pelaku mulai memukulin dan menginjak para korban hingga akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit Royal Prima jalan Ayahanda. (MR/Siriyanto)
