Ngaku Polisi, 5 orang Sendikat Perampokan Mobil Berikut 7 Penadahnya di Gulung Ditkrimum Poldasu

Ngaku Polisi, 5 orang Sendikat Perampokan Mobil Berikut 7 Penadahnya di Gulung Ditkrimum Poldasu

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Direktorat kriminal umum ( Ditkrimum ) berhasil menggulung 5 orang pelaku sendikat perampokan mobil dengan 7 orang tersangka Penadahnya dengan modus mengaku polisi yang menuduh calon korbannya membawa narkoba.

Hal ini dikatakan Direktur Reserse kriminal umum Kombes Pol Andi Rian yang didampingi AKBP Maringan Simanjuntak selaku Kasubdit III Jatanras dihadapan para wartawan pada saat paparan kasus pada hari Senin 25 Maret 2019 jam 12:00 WIB.

” Ada 4 laporan pengaduan masyarakat yang kami terima diantaranya 2 kasus di Sergai dengan  nomor laporan polisi LP/95/III/2019/Sergai lalu LP/104/III/ 2019 lalu di Polsek Patumbak dengan nomor LP/205/III/2019/Polrestabes/Sek Patumbak serta LP/601/K/II/2019 Sek.Percut Sei Tuan dengan sejumlah TKP yaitu di jalinsum depan gerbang tol Teluk Mengkudu kabupaten Sergai yang terjadi pada tanggal 6 Maret 2019, di jalan tol Firdaus kecamatan Teluk Mengkudu kabupaten Sergai yang terjadi pada tanggal 17 Maret 2019, di jalan tol Percut Sei Tuan pada tanggal 14 Maret 2019 serta dijalan tol desa Medan Estate Patumbak yang terjadi 28 Febuari 2019 dengan tersangka atas nama Deni Pasaribu alias Kumis, Dewi Br Sinaga, Perianto Siregar, Esron Tambunan dan Inwansyah alias Buyung serta 7 penadah barang curian antara lain Baginda Simanjuntak, Indra Tarigan, Erik Estrada, Ahmad Yasir, Yusrita Br Pasaribu, Basdi Saragih serta Ricard Marpaung ,” jelas Kombes Andi Rian.

Andi Rian selanjutnya menjelaskan kronologis singkat kejadian  bahwa pada saat korban bersama kernetnya mengendarai mobil box L300 bermuatan telur sebanyak 36.000 butir melintas dijalan tol Sei Rampah menuju Firdaus kabupaten Sergai lalu di tengah jalan mobil korban di Pepet lalu di paksa berhenti oleh 5 orang pelaku yang mana salah satu dari mereka menodongkan 1 pistol mainan (mancis) kearah korban dengan menuduh korbanya membawa narkoba dan langsung menyeret korban kedalam mobil Xenia warna putih yang di kendarai para pelaku sedangkan para pelaku lainya membawa mobil bermuatan telur milik korban. 

Lalu di dalam mobil para korban di bekap mulut dan matanya dengan menggunakan lakban dan di tengah jalan korban dibuang begitu saja di pinggir jalan.

Lalu ada lagi korbanya yang membawa jeruk nipis dengan menggunakan mobil L300 di jalan tol arah Sergai yang mana mobil korbanya di Pepet yang juga dengan cara dan modus yang sama yaitu menuduh korbanya membawa sabu dengan todongan senjata mainan mancis berbentuk pistol.

Kemudian pada hari Kamis 28 Febuari 2019 yang mana korbanya lagi berhenti di pinggir jalan Medan Estate di temui oleh 6 orang yang tak dikenal dengan menodongkan pisau lalu korbanya di bawa dan di buang di pinggir jalan sedangkan mobil dan muatanya dibawa lari para pelaku dan yang terakhir di jalan tol Selambo korban yang mengendarai mobil box bermuatan biji plastik berhenti untuk beristirahat di bawah jembatan tol didatangi 3 orang pelaku dengan menodong mancis berbentuk pistol dan membawa lari mobil korban serta membuang korbanya di kawasan kebun sawit Tebing.

” Dari hasil penyelidikan dan informasi masyarakat pada hari Jumat 23 Maret 2019 jam 00:30 WIB anggota kami berhasil menangkap 1 mobil Xenia warna merah berikut 5 orang penumpangnya yang diduga sebagai pelaku perampokan di gerbang tol Bandar Selamat. Setelah di intrograsi dan pengembangan kasus ternyata ke lima orang tersebut adalah pelaku 3C  yang kerap beraksi di beberapa jalan  tol dengan mengancam pelaku  dengan senjata mainan dan mengaku sebagai petugas polisi narkoba atas nama Deni alias Kumis, Dewi Br Sinaga , Perianto Siregar, Esron Tambunan dan Irwansyah alias Buyung dan kami juga menangkap 7 orang penadah barang curian,” pungkas Perwira berpangkat melati 3 ini.

Selain menangkap pelaku dan penadah Ditkrimum Poldasu juga mengamankan beberapa barang bukti berupa : 2 unit mobil box L300, mancis bentuk pistol, beberapa senjata tajam dan uang tunai Rp.5.000,000 ( lima juta rupiah ) sera beberapa orderdir mobil curian yang telah dicincang ( dipisah-pisah bagian-bagianya). (MR/Suriyanto)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.