Muspika Bilah Hilir Melakukan Mediasi antara Warga Lingkungan Sei Abal Dengan Pihak Perusahaan di aulah Kantor Camat Bilah Hilir, Kapupaten Labuhanbatu,Sumatera Utara
METRORAKYAT.COM, LABUHAN BATU – Setelah warga Sei Abal, Kelurahan Negeri Baru, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara melakukan aksi orasi dijalan yang dilalui Perusahan PT.HSJ (Hari Sawit Jaya) Grup Asian Agri pada, Rabu,(27/2/2019) yang lalu, akhirnya Muspika Bilah Hilir melakukan mediasi antara warga Lingkungan Sei Abal dengan pihak perusahaan di aulah Kantor Camat Bilah Hilir, Kapupaten Labuhanbatu,Sumatera Utara, Senin, (5/3/2019).
Pantau awak media saat mediasi berlangsung, tuntutan warga Lingkungan Sei Abal, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, disampaikan Perwakilan warga, Junita Sianturi dihadapan Muspika Bilah Hilir, Bangun Regar, Kapolsek Bilah Hilir AKP Ery Prasetyo kepada Pihak Perusahan PT.HSJ yang dihadiri Manager Rizal Sianipar dan Humas Glorius Bangun.
Junita Sianturi menambahkan, tujuan melakukan oraao, pada Rabu,(27/2/2019) yang lalu agar Bapak HRD Perusahaan PT.HSJ dari Pusat turunò langsung kelapangan melihat keadaan Lingkungan kami,
Dimana tuntutan utama Kami tentang tanah longsor akibat debit air yang kencang dari Perusahan PT.HSJ,
“Sayapun berani berdiri disini karna intinya kami warga Lingkungan Sei Abal ingin meminta keadilan karena bukti fisik sudah ada seperti tanaman sawit warga yang longsor, titi wafat putus, itu bukan parit lagi sudah sungai kami nyatakan dan janji-janji perusahan sebelumnya yang katanya mau buat titi permanen buat pemukiman diseberang paret, sampai sekarang satu Batu Bata pun tidak pernah ada,”sebut Junita.
Sambungnya, memang tuntuntan mereka masih banyak seperti jika musim Hujan kampung mereka bau dan musim kemarau abu banyak dan tidak pernah ada penyiraman, kalau disiram 3 Minggu dan 3 Tahun tidak ada lagi.
“Kami mohon sangat hormat kepada pak Manager Sianipar dan Humas Bangun dari Pihak PT.HSJ supaya tuntutan dipenuhi,”tutupnya.
Diakhir acara konfirmasi kepada Manager PT.HSJ, Rizal Sianipar mengatakan,kami hanya bisa menjawab dengan jawaban Manejemen
Muspika, Bangun Regar mengatakan, memang mediasi sudah pernah dilaksanakan tapi belum ada hasilnya.,”Kami hanya bisa menyediakan tempat dan menjembatin,” ujarnya.
Kalau masalah abu dijalan, akan dilakukan penyiraman setiap hari.(mr/Haposan Sinaga)
