Anggota Babinsa Koramil 01/MB Latih 45 Guru SD Wawasan Kebangsaan
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota Babinsa Koramil 01 Medan Baru Serda Sumarna dan Serka Pahlil Kuswanto latih 45 orang guru SD Wawasan Kebangsaan. Bertempat di bumi perkemahan Candika. Minggu (20/3/2019) jam 8:00 WIB.

Sebagian para guru tersebut berasal dari kabupaten Langkat,Tanah Karo dan kota madya Medan .
Sebagai negara kepulauan terbesar dunia, posisi geografis Indonesia membentang pada koordinat 6 LU – 11.08’ LS dan 95 BT – 141.45’ BT dan terletak di antara dua benua, Asia di utara, Australia di Selatan, dan dua samudera yaitu Hindia/Indonesia di barat dan Pasifik di timur. Dalam perspektif geopolitik, bentangan posisi geografis ini tentu saja menjadikan Indonesia sebagai Negara yang memiliki bargaining power dan bargaining position strategis dalam percaturan dan hubungan antar bangsa, baik dalam lingkup kawasan maupun global. Hal ini berangkat dari pemikiran bahwa ruang merupakan inti dari geopolitik karena di sana merupakan wadah dinamika politik dan militer.
Penguasaan ruang secara de facto dan de jure merupakan legitimasi dari kekuasaan politik. Bertambahnya ruang negara atau berkurangnya ruang negara oleh berbagai jenis sebab, selalu dikaitkan dengan kehormatan dan kedaulatan negara dan bangsa (Sunardi, 2000, 33 – 35).
Sementara itu, hubungan antar bangsa senantiasa diwarnai oleh kompetisi dan kerjasama. Dalam hubungan tersebut, setiap bangsa berupaya untuk mencapai dan mengamankan kepentingan nasionalnya menggunakan semua instrumen kekuatan nasional dimilikinya.
Serda Sumarna di sela-sela kegiatan pada awak media menjelaskan bahwa Babinsa di tuntut harus mampu untuk memberikan pembinaan wilayah dalam bentuk pemberian wawasan kebangsaan pada para guru dan pelajar serta kepada siapa saja untuk bekal dalam kegiatan belajar-mengajar.
” Kita para Babinsa ini harus mampu membina wilayah tugas masing-masing dalam bentuk pembinaan wawasan kebangsaan pada masyarakat dan para pelajar untuk menciptakan generasi penerus yang berkarakter dan tertanam jiwa nasionalisme yang tinggi,” pungkas Sumarna.(MR/Suriyanto)
