Kasat Reskrim Polrestabes Medan : Jangan Ragu bila Harus Memberikan Tindakan Tegas Terukur Pada Pelaku Kriminal
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira kumpulkan seluruh jajarannya dari Polsek maupun dari Polrestabes Medan di lapangan apel Polrestabes Medan baik itu dari reserse narkoba maupun dari reserse kriminal. Senin (28/1/2019) jam 16:00 WIB.
Hal ini dilakukan untuk memberikan arahan pada anggota yang menjalankan tugas di lapangan pada saat menghadapi situasi yang genting dan membahayakan nyawa polisi untuk tidak ragu memberikan tindakan tegas pada pelaku kriminal apa lagi membahayakan keselamatan masyarakat.
Dalam arahannya Kasat Reskrim Polrestabes Medan , AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan bahwa boleh tegas tapi tidak arogan, jangan sampai belum apa-apa sudah melakukan kekerasan, mereka tegas tapi tidak arogan .
Untuk kasus-kasus yang terjadi di bulan Januari ada kasus-kasus Curas yang belum terungkap, Putu berharap agar segera bisa terungkap dengan di bantu oleh Polrestabes. Untuk kasus-kasus yang sudah terungkap Putu mengapresiasi hal ini kepada tim Pegasus.
Ia juga menghimbau pada semua jajaranya agar jangan segan-segan memberikan tindakan tegas terukur pada pelaku, apa bila pelaku melawan dan membahayakan keselamatan jiwa dari petugas segera berikan tindakan tegas terukur dan jangan ragu-ragu.
Putu juga sempat menanyakan pada anggota mana yang mereka pilih , mereka yang jadi korban atau para pelaku.
Dari pada masyarakat dan petugas dalam menjalankan tugas yang jadi korban keberingasan para pelaku kriminal lebih baik mereka memberikan tindakan tegas pada pelaku, bila itu di rasa perlu dan harus karena yang menghadapi situasi di lapangan itu adalah mereka sendiri pada saat dilapangan.
Mereka ( kriminalitas ) melakukan tindak pidana kalau di biarkan dan pada saat itu polisi berada di sana tentunya polisi yang di salahkan.
“Contohnya di depan mata petugas terjadi tindak pidana dengan membacok korbanya dan pada saat itu polisi ada disana dan mereka tidak melakukan apapun tentunya polisi yang disalahkan. Apabila kita atau masyarakat terancam keselamatan jiwanya segera lakukan tindakan tegas. Mereka berhak untuk memberikan tindakan tegas terukur apa bila mereka biarkan nanti mereka juga yang di salahkan,” kata Putu.
Para anggotanya juga di persilahkan bila ada yang mau konsultasi denganya, karena ada beberapa Kanit selalu tampak intens berkomunikasi dengan atasannya tersebut.
Tindakan tegas terukur adalah situasional, yang mana situasi di TKP, hanya mereka yang tau, dan tidak usah ragu apalagi takut, apa bila menghadapi situasi yang dikatakanya putu tadi dan bila memenuhi syarat, korbanya di lukai, ada masyarakat yang terancam jiwanya atau keselamatan jiwa petugas yang terancam jangan ragu berikan tindakan tegas kata kasat reskrim.
Kasat juga mengapresiasi kepada tim Pegasus baik di Polsek maupun Polrestabes yang telah banyak melakukan pengungkapan kasus, karena masih ada juga kasus yang belum terungkap namun mereka harus terus berupaya mengungkap semua kasus yang menjadi tanggung jawab mereka .
Paling tidak, mereka bisa menekan angka kriminalitas di kota Medan, pada tahun 2018 , mereka telah berhasil menekan itu namun di tahun 2019 mereka harus kembali bisa menekan angka kriminalitas tersebut, karena tim Pegasus bentukan dari bapak Kapolrestabes Medan sudah sangat terkenal di masyarakat Dimana pun berada. Nama Pegasus selalu jadi bahan perbincangan di tengah masyarakat kata Putu mengakhiri arahannya.
Usai memberikan arahan dan petunjuk pada jajaranya kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira pada saat diwawancarai menjelaskan bahwa hal ini dilakukan dalam rangka konsilidasi.
” Ini kita lakukan dalam rangka konsilidasi untuk tim Pegasus ini untuk lebih meningkatkan lagi kinerjanya di lapangan, khususnya untuk tindakan pencegahan kriminalitas baik pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan ataupun curanmor. Menjelang pemilu 2019 ini kita tebar tim Pegasus dimana-mana, menjelang pilpres ini kita prediksi angka kejahatan akan meningkat dan kami di tahun 2018 telah berhasil menekan angka kriminalitas di kota Medan, pelaku tindak kejahatan sudah mulai berkurang karena langkah yang kita lakukan di 2018 dirasa berhasil maka di tahun 2019 ini kita pakai lagi strategi yang digunakan pada saat 2018 bahkan bila ada kekurangan akan kita perbaiki ,” ucap Putu.
Lanjutnya lagi, dia akan memberikan arahan kepada anggota di lapangan agar tidak segan-segan melakukan tindakan tegas terukur pada pelaku kriminal bila itu menyangkut keselamatan jiwa petugas dan masyarakat, ya kalau jiwa kita terancam atau nyawa masyarakat terancam. Dan itu ada syaratnya, contohnya itu tadi seperti yang saya katakan, ada petugas kita lagi menangkap pelaku kriminal dan ternyata pelakunya melawan sehingga menyebabkan nyawa petugas terancam dan di saat itulah tindakan tegas terukur di berikan, atau contoh lain, ada kejadian kriminal dan pelakunya terlihat menggunakan benda tajam sehingga keselamatan jiwa korbanya terancam maka boleh kita lakukan tindakan tegas ,” pungkasnya.
Putu juga berharap kepada masyarakat yang sebentar lagi merayakan hari raya Imlek dan pergi meninggalkan rumah agar mengunci rumahnya dan menitipkannya pada tetangga atau pada pihak keamanan kompleks bila tinggal di kompleks perumahan dan pada saat berpergian jangan menggunakan perhiasan yang mencolok sehingga bisa mengundang pelaku kriminal . (MR/Suriyanto).
