Napi Gunungsitoli “Saingi” Gayus Tambunan Plesiran Ke Pantai

Napi Gunungsitoli “Saingi” Gayus Tambunan Plesiran Ke Pantai
Bagikan

METRORAKYAT.COM | GUNUNGSITOLI – Video amatir mirip aksi Gayus Tambunan yang sempat viral ditengah-tengah publik baru-baru ini memunculkan reaksi keras di tengah-tengah masyarakat.  Tak sedikit diantaranya yang mendesak Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Hamonangan Laoli untuk turun tangan menyelesaikan persoalan ini.

Kali ini, desakan keras mencuat dalam sebuah petisi yang diciptakan oleh Yustinus Pratowo (sejak Tanggal 16 Maret 2018) melalui website (Change.org) yang kini telah ditandatangani 3.767 orang (hingga Pukul 19.24 WIB, Tanggal 17 Maret 2018).

Petisi > : https://www.change.org/p/yasonna-laoly-pindahkan-napi-pembunuh-parada-ke-nusakambangan-dca811c0-c24e-45e2-85c7-62fc1ba26472recruiter=517795838&utm_source=share_petition&utm_medium=facebook&utm_campaign=autopublish&utm_term=petition_show

Dalam petisi itu, Menkumham RI diminta mengambil langkah tegas dan nyata supaya menindak jajarannya di LAPAS Kelas II B Gunungsitoli, Sumatera Utara, yang di duga melakukan pelanggaran tugas dan segera memindahkan terpidana  Agusman Lahagu alias Ama Teti (Pengusaha Getah) ke Lapas Nusakambangan Jakarta. (Pelaku utama pembunuhan berencana terhadap dua orang pegawai pajak).

Menanggapi petisi tersebut, Ketua LSM PENJARA (Pemantau Kinerja Aparatur Negara) Kota Gunungsitoli, Markus Hulu, Saat ditemui di Kelurahan Pasar, mendukung penuh aspirasi masyarakat yang dituangkan melalui website tersebut. Sabtu (17/3/18)

Menurutnya, Tidak sepantasnya pelaku pembunuhan berencana terhadap pegawai pajak diperlakukan istimewa oleh para oknum pegawai rumah tahanan/lapas. Dia mendesak agar seluruh pegawai lapas diperiksa dan dicopot sebagai petugas sipir.

“Profesi petugas pajak itu sangat mulia. Karena merekalah Negara ini memiliki pemasukan anggaran. Tapi kenapa oknum petugas rutan/lapas tidak menghargai petugas pajak yang telah direngut nyawanya oleh oknum pengusaha getah ini,” sesal Markus.

Hal senada disampaikan Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Nias Barat (Kubu Munas Papua) Chandra Arby Bugis, juga melontarkan kekesalannya atas minimnya keadilan dan perlakuan sama terhadap semua tahanan pembinaan yang mendekam di Lapas Kelas IIB Gunungsitoli.

Chandra berharap, Presiden Joko Widodo melalui Menkumham dapat mengimplementasikan nawacita terkait keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Harus ada langkah tegas dari Bapak Yasonna menyikapi persoalan ini,” pungkasnya.
(MR/d1-red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.