DEMO BURUH PABRIK GETAH POROMBUNAN PT.ASL GRUDUK KANTOR PLN SIBOLGA

DEMO BURUH PABRIK GETAH POROMBUNAN PT.ASL GRUDUK KANTOR PLN SIBOLGA
Bagikan

METRORAKYAT.COM | SIBOLGA – Ratusan buruh PT. Anugerah Sibolga Lestari (ASL) geruduk kantor PT. PLN Sibolga, meminta pasang kembali listrik yang telah diputus oleh PT.PLN dengan sepihak, pemutusan yang dilakukan terkesan seperti tidak mempunyai aturan dan undang undang yang berlaku.

Pemutusan yang dilakukan oleh pihak PLN sejak hari Kamis, (01/03/2018) kemarin, tindakan tersebut dilakukan secara sepihak terlihat semacam mencuri koar sejumlah buruh di depan kantor PLN sibolga, Senin (05/03/2018).

Aksi buruh pabrik getah menyuarakan bahwa mereka tidak pernah menunggak pembayaran hingga sampai puluhan miliar,seperti yang di tuduhkan pihak PLN, karena menurut mereka setiap bulan pembayaran jaringan listrik itu selalu dibayarkan sesuai pemakaian.

“Para buruh PT. ASL mengatakan atas demo yang digelar di depan kantor rayon Sibolga, menyuarakan “ini urusan perut, kepala PLN yang terhormat,  kami butuh penjelasan,  bukan butuh ribut disini, jika kau tidak keluar maka kami semua akan tetap berdiri disini bersama rekan rekan,” sebut Laurimba Sinaga dalam orasinya.

Selama tiga hari para buruh pabrik getah Anugerah Sibolga Lestari (ASL) tidak beraktivitas, karena energi listrik sudah dipadamkan tanpa diketahui pihak management pabrik, sehingga pabrik tersebut selama tiga hari tidak bisa beroperasi.

Sementara pihak PLN sibolga sempat meminta kepada pihak Management pabrik buat mediasi,  akan tetapi hal itu tidak diindahkan oleh pihak PLN sibolga mereka tetap menolak dan mengambil jalur hukum, spontan pihak pabrik getah PT. Anugerah Sibolga Lestari (ASL) langsung tetap tidak terima dengan hal itu, mereka langsung keluar ruangan dan tetap ngotot melakukan aksi demo didepan kantor PT. PLN Sibolga.

“Mereka tidak mengindahkan permintaan kami, kami akan terus malakukan aksi demo di depan kantor ini, demi NKRI Harga mati,  sejengkal perut, kami tetap perjuangkan hak hak kami sebagai karyawan PT. Anugerah Sibolga Lestari (ASL), dimana pengangguran sudah banyak di Kabupaten Tapanuli Tengah, jadi jangan buat kami lagi menjadi seorang pengangguran di kota kami sendiri, “seru Laurimba.

Dalam orasinya Laurimba juga mengatakan, copot kepala cabang PT. PLN Sibolga (Chris Hartanto- red), diduga menelan uang negara, tidak cocok dirinya menjadi kepala PT. PLN Sibolga, rugi negara ujarnya.

“Kami berdiri disini hanya satu permintaan hidupkan kembali jaringan listrik kami,  keluar kau gentelmenlah hadapi kami rakyat yang kecil ini,  jangan hanya duduk manis saja dikantor itu,” sebutnya.

Hingga berita ini diterbitkan,  kepastian dari kedua belah pihak belum mempunyai titik terang, sehingga para buruh pabrik getah PT.Anugerah Sibolga Lestari (ASL) masih melakukan aksi demo didepan kantor PLN Sibolga (MR/RM).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.