Tak sabar, Pengemudi Motor Geber Gas, dan Gimbal Wanita Pengemudi Mobil

Tak sabar, Pengemudi Motor Geber Gas, dan Gimbal Wanita Pengemudi Mobil
Bagikan

METRORAKYAT.COM | MEDAN – Dalam berlalu lintas, sesama pengguna jalan hendaklah saling menghormati dan saling menghargai.

Karena semua masyarakat mempunyai hak yang sama pada saat melintas di jalanan.

Sikap toleransi  antar pengguna jalan ini lah yang pada masa sekarang telah mulai hilang.

Seperti yang dialami Okta vivilia S.PD, wanita kelahiran 10 November 1989 wanita yang merupakan warga jalan Gembung No 25 kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area harus merasakan sakit dan luka pada pelipis bawah mata kiri dan luka gores pada pipi kanan karena di pukulin seorang pria yang pada kejadian sedang berboncengan dengan teman wanitanya, Selasa, (16/1/18) jam 16:30 WIB.

Kejadian bermula pada saat korban melintas di jalan Cut Nyak Dien tepatnya depan rumah No 12, pada saat itu kendaraan pelaku berada di belakang mobil korban, di duga akibat terlalu lambat, pelaku dari arah belakang menggeber-geber gas sepeda motornya agar dapat memotong kendaraan korban dengan segera.

Usai memotong mobil korban pelaku langsung memaki-maki korban yang saat itu merasa terkejut karena pelaku mengetuk-ngetuk kaca mobil bagian depan kemudi dan meminta korban keluar dari mobil sambil berkata kotor.

Korban pada saat itu hanya terpaku dan tak berani melawan dan ahirnya pelaku berbelok memasuki salah satu rumah yang tak jauh dari kantor salah satu partai.

Namun alahkan terkejutnya korban melihat pelaku keluar kembali dari rumah itu dan langsung menghadang mobil korban dan kembali memaksa korban keluar dari mobil.

Merasa tak bersalah ahirnya korban memberanikan diri keluar dari kendaraanya.

Dan pada saat itulah pelaku memukuli korban, korban pun berteriak meminta pertolongan.

Teriakan korban di dengar seorang pria yang bernama Muhammad Azhari yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Azhari pun berusaha melerai pertikaian yang tak seimbang itu, namun naas niat baiknya mendapat reaksi yang kurang baik dari pelaku.

Pelaku juga memukulin Azhari hingga mengalami luka pada pelipis bawah mata kanan bengkak dan memar serta kepala bagian belakang bengkak.

Menurut informasi yang di terima metrorakyat.com pelaku diduga adalah anak pengusaha asal Aceh yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

Menurut Binsar suami korban yang ditemui metrorakyat.com usai membuat laporan di Polsek Medan Baru mengatakan tidak terima jika istrinya di pukuli.

” Masa seorang pria tega memukuli wanita, kan ngak betul itu. Ya kalau mau berkelahi ya laki-laki melawan laki-lakilah ini kan ngak. Masak laki-laki berkelahi dengan wanita kan pengecut namanya,”ujarnya.

Binsar meminta pada Polsek Medan Baru untuk segera menangkap pelaku.

Binsar menambahkan dia dan istrinya telah membuat laporan di polsek Medan Baru dengan nomor pengaduan STTLP/72/I/2018/SPKT SEK Medan Baru.

Kapolsek Medan Baru Kompol Victor Ziliwu ketika dikonfirmasi melalui pesan whatsup mengatakan semua pengaduan masyarakat akan tetap di tindak lanjuti, untuk itu, Kapolsek Medan Baru menghimbau masyarakat agar mendownload aplikasi ‘Polisi Kita’ supaya segala tindakan kriminal dan kejahatan agar dapat dengan cepat ditangani dan masyarakat tidak perlu repot-repot datang ke kantor polisi. Cukup melaporkanya lewat aplikasi ‘polisi kita’ yang di peruntukan pada masyarakat yang ingin berurusan ke kantor polisi.

” Di aplikasi itu juga ada fasilitas perpanjangan SIM Online dan pelayanan pembuatan SKCK Online”, kata kapolsek Medan Baru ini.(MR/Suriyanto).

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.