Akibat Sering Ngelem, Erwin Lubis Sakau Curi Kota Infaq Mesjid

Akibat Sering Ngelem, Erwin Lubis Sakau Curi Kota Infaq Mesjid
Bagikan

METRORAKYAT.COM  |  MEDAN — Diduga sakau lantaran kerab menghirup bius lem yang membuatnya sering linglung dan ketagihan, Erwin Lubis (26) babak belur dihakimi massa di Jalan Tirtosari, Kecamatan Medan Tembung.

Pasalnya, pria bertato dilengan kirinya ini, kepergok warga kampungnya sendiri usai mencuri Kotak Infaq Masjid Babus Salam yang berada di Jalan Bersama, Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (30/9) sore.

Informasi yang diperoleh, Kamis (5/10) menyebutkan, pelaku yang ternyata merupakan warga sekitar itu diketahui memang sering berlalulalang di seputaran mesjid. Bahkan warga diana juga mengaku kalau pria pengangguran ini sering numpang tidur di masjid tempat yang dimalinginya.

Entah kenapa, sore itu pelaku diam-diam masuk ke pekarangan masjid. Warga yang curiga, mengintip dan terkejut melihat aksi Erwin memasukan kotak infak yang berada di depan pintu masjid ke dalam goni yang telah dipersiapkannya. Selanjutnya, pelaku kabur.

“Kebetulan saya tadi baru pulang sekolah. Pas aku lewat mesjid itu, dia kepergok aku. Kami saling lihat, rupanya dia diam-diam memasukan kotak infaq masjid itu ke dalam goni, habis itu lari,” kata, Kurnia, warga sekitar saat datang ke kantor polisi Polsek Percut Sei Tuan.

Pada saat pelaku lari ketakutan, warga lain yang rumahnya bersampingan dengan masjid Babussalam, Ridwan alias wak Dogom (65) dan warga lain ikut mengejarnya hingga ke Jalan Tirtosari. Disitu pelaku berhasil ditangkap warga dan sempakat dipukuli. Namun lantaran mengetahui kalau pelaku warga sekitar, warga akhirnya menyerahkannya kepada polisi yang tak lama datang ke lokasi.

“Dia (pelaku) memang warga disitu juga bang. Anak itu memang udah agak heng orangnya. Padahal sering dia numpang tidur di Mesjid, tapi dimalinginya juga. Udah ada miringnya sikit itu, mungkin karena kebanyakan ngelem dia bang. Itu aja hobinya,” timpal, Muhammad Baija (18) Remaja Mesj Babussalam.

Sementara itu, Erwin Lubis hanya bisa diam dan pasrah saat digiring petugas ke Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Percut Sei Tuan.

“Belum sempat kuambil bang. Bukan untuk ngelem bang, udah lama aku gak make. Buat keperluanmu aja kalau berhasil,” katanya sambil meringis kesakitan. (RED/NST).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.