Anggota DPRD Medan, Drs.Wong Chun Sen Tarigan, MPd.B: RSUD dr.Pirngadi Medan Segera Bayarkan Gaji Karyawan dan Jangan Ada Dibawah UMK Kota Medan
METRORAKYAT.COM | MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, Drs.Wong Chun Sen Tarigan, MPd.B meminta agar Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) dr.Pirngadi Medan menaikkan upah tenaga honor yang bekerja di rumah sakit milik Pemko Medan tersebut, sesuai upah minimum kota,(UMK) Kota Medan tahun 2017. Menurut anggota Komisi B DPRD Kota Medan ini, bahwa jika upah tenaga pekerja honor yng ada di RSUD dr.Pirngadi Medan tidak dinaikkan,maka seluruh pegawai tenaga honor akan tetap melakukan protes dan unjuk rasa di rumah sakit tersebut. “ Bagaimana mereka(para tenaga pegawai honor) bekerja maksimal, jika kesejahteraan mereka saja kurang diperhatikan. Saya mendapat informasi adanya aksi unjuk rasa para tenaga honor kebersihan hari ini, Senin,(12/6/17) di rumah sakit tersebut. DPRD Medan sudah pernah mengingatkan kepada Dirut RSU dr.Pirngadi Medan, dr.Edwin untuk menaikkan gaji tenaga honor disana dan itu sudah beberapa kali kami sampaikan, baik saat RDP dan sidang Pariurna LKPJ yang lalu,” terang wong Chun Sen.
Sementara itu, tambah politisi dari partai PDI Perjuangan ini lagi, Dirut RSU dr.Pirngadi Medan tidak segera melakukan kenaikan atas upah para tenaga honor tersebut, apalagi gaji mereka juga sering dibayar terlambat. “ Kami selaku DPRD Medan khususnya Komisi B, sangat kecewa dengan dr.Edwin yang seakan tidak ingin membenahi rumah sakit tersebut mulai dari internal hingga ekternal,” jelasnya.
Bagaimana pelayanan di rumah sakit tersebut dapat ditingkatkan, sementara untuk kesejahteraan para tenaga kerja honornya saja tidak terjamin. Apalagi, RSUD dr.Pirngadi Medan telah masuk kedalam CARS, yakni lembaga komite akreditasi Rumah Sakit. “ Apa itu tidak salah..perlu dipertanyaan kembali dibidang apa rumah sakit tersebut mendapat penilaian CARS,” sebut Wong.
Pegawai Honor Demo Tuntut Gaji Segera di keluarkan
Sementara itu, Kepala Rumah Sakit dr.Pirngadi Medan, dr.Edwin saat diminta tanggapannya di gedung DPRD Kota Medan, Senin,(12/6) hanya menjawab belum bisa menjelaskan. “ Inilah saya mau ke Kantor dulu, karena saya tadi hanya sebentar dan langsung kemari, nantilah ya dik, “ ujar Edwin singkat sambil memasuki mobil dinasnya.
Terpisah, Humas RSUD dr.Pirngadi Medan, Edison Peranginangin, SH kepada wartawan mengakui adanya keterlambatan pembayaran gaji, namun menyangkal jika masih ada gaji tenaga honor yang di bawah UMK Medan.
Keterlambatan pembayaran gaji terang Edison, disebabkan, RSUD Pirngadi tak memiliki dana. Hal ini berkaitan dengan keterlambatan manajemen melakukan penagihan ke berbagai asuransi.
“Tadi sudah kami rapatkan dan sudah selesai. Tak ada masalah lagi. Sebelum tanggal 20 Juni sudah dibayar,” jelas Edison kepada wartawan. Senin (12/6/2017).
Keterlambatan pembayaran gaji lantaran RSUD Pirngadi tak memiliki dana. Hal ini berkaitan dengan keterlambatan manajemen melakukan penagihan ke berbagai asuransi.
“Pendapatan rumah sakit yang membayar mereka (Petugas kebersihan), dananya ada, kami yang terlambat melakukan penagihan ke perusahaan asuransi,” pungkas Peranginangin. (MR10/red)


