Tidak Dipedulikan, Warga Terkena Gusur Gabion Aksi Demo Kekantor Walikota Medan
MetroRakyat.com | MEDAN – Warga korban penggusuran Gabion Belawan, melakukan aksi demo dari Belawan sampai ke kantor Walikota Medan, dikarenakan belum adanya kejelasan dari Pihak Pelindo hingga kini kepada warga korban penggusuran tersebut.
Menurut moderator warga yang terkena gusur Pelindo, Mak Bela menjelaskan ” Tadi, Rabu (28/09/16) kami ramai datang ke kantor Pak Wali, kemudian keluarlah sekretaris Walikota Medan bernama Zian Noval menemui kami, dia mengatakan maksud dan alasan kami datang ke Walikota Medan, lalu kami menjawab “setelah usai RDP DPRD-SU beberapa bulan lalu, titik permasalahan belum ada hingga kini berupa ganti rugi bangunan,” beber Mak Bela kepada Sekretaris Walikota itu didepan kantor Walikota Medan saat demo tersebut.
Kepada awak media digubuk yang mereka dirikan itu Mak Bela mengatakan, “kami juga sudah kekantor Pelindo pusat, pihak Pelindo meminta bahwa harus ada surat rekomendasi dari DPRD-SU, agar dana bisa dicairkan, kemudian masyarakat mengurus surat kekantor DPRDSU, ” ujarnya.
Namun sampai saat ini, meski sudah menjumpai Komisi A DPRD Sumut, namun sampai saat ini tidak ada sosialisasi baik Camat maupun dari Pelindo.
” Kami sudah ngomong sama Camat, tentang masyarakatnya, kata saya pada pak Camat, kemudian beliau mengatakan” sudah saya telephone kalau ada perkembangan nanti saya informasikan, itu statement pak camat kepad warga. Camat juga pernah mengatakan via seluler “sedang dievaluasi” padahal pak Camat adalah pembela kami dan menjembatani antara masyarakatnya dengan Pelindo I Persero dalam tali asih, tampaknya dia acuh tak acuh seakan tak perduli akan warganya yang kian sengsara, ucap mak Bela dan beberapa warga.
Tujuan kita ke Pemkota Medan sendiri untuk mengingatkan apakah dikerjai atau tidak masalah ini sama pak Camat, untungnya dijawab tadi “Saya berjanji dalam waktu dekat saya akan panggil camat, dan dalam waktu dekat ini ibu dipanggil oleh pihak Pelindo soal ganti rugi” ungkap sekretaris Walikota Zian Nopal kepada Mak Bela dan kawan-kawan. Pertanyaannya, mengapa sampai sekarang surat rekomendasi kami diabaikan”, tegas Mak Bela.
Warga yang terkena gusur lainnya, Hamzah Sinaga menambahkan, sudah 8 Bulan mereka tidak dipedulikan. “Mohon petunjuk kepada Bapak Presiden, bagaimana nasib masyarakat terkena gusur di Pelabuhan Gabion Internasional Belawan ini, apakah hukum tidak berlaku kepad orang-orang miskin seperti kami korban penggusuran ini.” imbuh Hamzah Sinaga.(MR/Ariel).
