Kepsek SD Swasta Kita, Kutip Uang Murid Untuk Urus NIS dan NISN
MetroRakyat.com I LABUSEL – Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar (SD) Swasta Kita yang bernama Sentina Sitindaon, Desa Torganda, kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, melakukan pungutan liar (Pungli) kepada murid sebesar Rp 15 ribu/siswa.

Pengutipan liar tersebut dilakukan dengan dalih untuk pembayaran kartu nomor induk siswa (NIS) dan nomor induk siswa nasional (NISN) tahun 2015. Pengutipan dilakukan pada tahun 2016. Pada hal menurut peraturan dinas pendidikan bahwa kartu NIS /NISN tersebut dananya bersumber dari dana Bos. Demikian disampaikan beberapa orang tua murid yang tidak bersedia di tulis jati dirinya kepada MetroRakyat.com, Rabu (28/9) di Cikampak.
Menurut informasi yang didapat dari warga yang tinggal daerah itu mengatakan bahwa, jumlah murid di SD Swasta Kita tersebut berjumlah 126 orang kali 15 ribu sama dengan Rp 1,890,000 ribu, maka para orang tua murid di daerah itu merasa resah, karena sepengetahuan orang tua murid, dana sebesar itu adalah dibiayai dari dana bos. Saat wartawan mencoba mengkonfirmasi hal tersebut, Kepsek SD Swasta Kita, Sentina Sitindaon, tidak dapat ditemui.
Para orang tua murid akhirnya kecewa, pasalnya, Kepsek SD Swasta Kita, tidak transparan dalam penggunaan dana BOS, di Sekolah tersebut. pun di SD tersebut tidak transparan dalam penggunaan dana bos tersebut. Diduga Kepsek tersebut, sudah kongkalikong dengan ketua Komite Sekolah. Untuk itu, diminta kepada UPT kecamatan Torgamba dan Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan agar dapat mengaudit Kepsek Tersebut.(MR/JR/RTS)


