Diwan Optimis Menjadi Pedangdut, Kendati Hidup Sederhana. Ini Kisahnya…

Diwan Optimis Menjadi Pedangdut, Kendati Hidup Sederhana. Ini Kisahnya…
Bagikan

MetroRakyat.com  |  MEDAN — Benarkah mental orang Indonesia itu mudah menyerah? Sekali  gagal langsung menyerah, tak ada gairah untuk bangkit dan berjuang kembali. Dalam kamus orang sukses, tak ada istilah pesimis, yang ada hanya mental pantang menyerah. Pandangan tentang orang Indonesia yang mudah menyerah tidak sepenuhnya benar. Tidak dengan pria yang satu ini. Hidup penuh dengan keoptimisan. 

Edi Kurniawan adalah salah satu pemuda yang menyukai dunia seni tarik suara aliran Dangdut. Pria kelahiran 11 Mei 1995 ini memiliki bakat menyanyi sejak masih kecil. Tak heran, kalau saja suatu saat Kurniawan ikuti jejak Meggy Z bakal menjadi Pedangdut profesional. Demikian diungkapkan Kurniawan kepada MetroRakyat.com, Selasa (20/9/2016) saat dihubungi. Kurniawan bercerita bagaimana kisah hidup keluarganya yang sederhana di Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. “Saya bang merantau ke Medan sejak 3 tahun terakhir ini, dan saya punya bakat menyanyi namun saya pasti akan berusaha untuk mencapainya kendati saya hanya hidup pas-pasan saja”, ungkapnya. Pria yang bekerja menjadi Pramuniaga salah satu toko dikawasan Pancing Medan ini dikenal para sahabatnya sebagai pria yang rendah hati.

Hal ini diamini sahabatnya yakni Fiansyah. “Saya hidup dengan segala kekurangan bang, dan saya bekerja untuk membutuhi kehidupan orangtua saya dikampung”, kata Kurniawan. Anak ke 2 dari 3 bersaudara dari pasangan Susanto Mulyono dan Irawati ini memiliki impian untuk menjadi pedangdut profesional. “Bagi saya musik adalah suasana hiburan yang benar-benar mengisi kekosongan waktu saya untuk lebih merenungkan diri dan hadapi kenyataan dalam kehidupan ini. Maka saya juga sambil bekerja dan tidak lupa Sholat untuk ucapkan syukur kepada Allah SWT”, kata pria yang akrab disapa Diwan ini.

Diwan mengakui bahwa menjadi tulang punggung dalam keluarga, karena saudara kandungnya yakni abangnya sendiri baru-baru ini meninggal dunia akibat sakit. Masih kata Kurniawan “Ya saya berkewajiban membalas kebaikan orangtua dengan  berbakti dan lebih memperhatikan mereka, dan bukan berarti saudara saya tidak memperhatikannya juga namun abang saya sudah berkeluarga dan juga memperhatikan keluarganya sendiri”.  Kurniawan pernah menjalani Event D’Academy 3 Indosiar, namun pupus pada babak penyisihan, kendati demikian tidak membuat Diwan menyerah begitu saja. Diwan berencana melanjutkan event lainnya pada kesempatan berikut, dan berusaha menjadi seperti yang diimpikannya yakni menjadi Pedangdut Profesional.

“Setiap orang akan berbeda dalam menyikapi berbagai gejolak hidupnya. Menyikapi hidup dan kehidupan terkadang gampang-gampang susah. Gampang untuk bicara, susah untuk dijalankan. Adakalanya kita bisa berpikiran jernih sehingga semuanya nampak indah, dan adakalanya hati kita dalam keadaan gelap sehingga keluh kesah pun tak dapat dihindari. Keluh kesah dan ketenangan silih berganti menyelimuti perjalanan hidup kita. Dan semuanya sudah menjadi hukum Allah bahwa kehidupan ini memang selalu berputar dan berpasang-pasangan, yang menjadikannya sebagai ujian, pelajaran, cobaan dan peringatan bagi orang-orang yang berpikir, dan saya tetap optimis dan pantang menyerah begitu saja”, pungkas Diwan. (MR/Red).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.