Warga Jalan Makmur Keluhkan Genangan Air Akibat Saluran Parit Tersumbat

Warga Jalan Makmur Keluhkan Genangan Air Akibat Saluran Parit Tersumbat
Bagikan

MetroRakyat.com | SIBORONGBORONG (TAPUT) – Warga Jalan Makmur, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, mengeluhkan tersumbatnya aliran saluran pembuangan parit rumah tangga akibat tidak diteruskan pembangunan  saluran parit di daerah Jalan Makmur Siborong-borong. Dampaknya menyebabkan sepanjang saluran parit pembuangan tersebut menjadi tersumbat dan dipenuhi genangan air.

Terlihat Saluran Parit tersumbat dan sudah dipenuhi sampah akibat tersumbat dan tidak ada jalan air untuk memgalir, sehingga berdampak badan jalan disekitar parit yang tersumbat menjadi rusak dan tergenang air. Foto: Togen(Senin. 4/7/2016)
Terlihat Saluran Parit tersumbat dan sudah dipenuhi sampah akibat tersumbat dan tidak ada jalan air untuk memgalir, sehingga berdampak badan jalan disekitar parit yang tersumbat menjadi rusak dan tergenang air. Foto: Togen(Senin. 4/7/2016)

Amatan wartawan metrorakyat.com dilokasi, Senin(4/6/2016), terlihat genangan air yang berasal dari pembuangan rumah tangga warga tergenang memenuhi parit, dan warnanya sudah hitam dan berbau serta sudah  dipenuhi sampah,   namun tidak mengalir akibat ujung parit masih tertutup dan tersumbat karena belum dikerjakan sampai saat ini.

“Proyek pembuatan parit(drainase) ini sudah dikerjakan beberapa tahun yang lalu, namun masih gantung dan masih ada yang belum dikerjakan, entah dimana kendalanya. Jadi pembuangan air dari rumah warga yang paritnya sudah selesai dikerjakan tidak dapat dipergunakan dan akhirnya air menjadi tergenang didalam parit. Selain bau, kami khawatir akan menimbulkan penyakit, seperti Demam Berdarah atau lainnya.” Ujar warga setempat bernama E.Silaban.

Ditambahkan lagi, dampak lainnya dari genangan air yang tersumbat mengakibatkan, saat turun hujan atau saat volume air meningkat menyebabkan air akan keluar kebadan jalan dan tergenang, sehingga membuat badan jalan rusak dan menjadi genangan air.

“Kami meminta kepada Pemkab Tarutung melalui Dinas PU dan Bina Marga, untuk  segera meneruskan pembangunan parit yang menutup saluran parit yang ada di jalan Makmur, sehingga parit disepanjang Jalan Makmur tidak lagi digenangi air. Dan kami warga tidak dihantui kecemasan akibat dampak dari genangan air yang telah banyak dipenuhi jentik (bibit nyamuk) didalamnya. Sambung Alek Sirait yang juga warga sekitar Jalan Makmur.(Togen)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.