Perkelahian Maut, Pria Berusia 75 Tahun Tewas di Parit

Perkelahian Maut, Pria Berusia 75 Tahun Tewas di Parit
Bagikan

MetroRakyat.com  I  PEMATANGSIANTAR — Perkelahian yang mengakibatnya tewasnya seorang pria berusia 75 tahun terjadi di Jalan Sarimatua, Dusun Gereja, Desa Pematang Sengkring Pekan, Kecamatan Medang Deras, Batubara, Kamis (30/6), sore pukul 17.00 WIB. Adalah Richan Manurung, warga Dusun Mari Matua, Desa Tanjung Sigoni, Kecamatan Medang Deras, Batubara, ditemukan tewas di dalam parit (drainase).

Informasi dihimpun, korban diduga tewas karena tindak pidana penganiayaan. Lalu, oleh pihak keluarga, jasad korban dibawa ke Instalasi Jenazah RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar, untuk diotopsi.

“Ia tewas dengan kondisi kepala telungkup ke dalam air irigasi di Dusun Gereja, Jalan Sari Matua, Desa Pematang Cengkring, Kecamatan Medang Deras, Batubara. Sewaktu ditemukan di lokasi, kondisi pelipis mata korban ada luka lecet yang diduga kuat akibat penganiayaan,” ucap salah seorang kerabat korban bernama N Sitorus, mengaku sebagai keponakan (Bere) korban saat ditemui wartawan , di Ruang Forensik RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar, Jumat (1/7).

Sitorus menerangkan, sebelumnya paman Richan hendak pergi mengecek ladang sawitnya dengan berjalan kaki. Sedangkan posisinya waktu itu lagi menjemur padi.

Lalu sekira pukul 17.00 WIB, ia mendapat kabar bahwa pamannya Richan sudah tewas di parit irigasi. “Begitu dikabari aku langsung pergi ke sana, tapi mayat paman Richan sudah dibawa ke rumah lalu dilaporkan ke pihak kepolisian,” tambah Sitorus.

Polisi yang mendapat laporan pihak keluarga korban langsung melakukan pengembangan dan selanjutnya mengamankan Tenner Sihombing, yang diduga kuat sebagai pelaku yang mengakibatkan nyawa korban melayang. Tenner itu masih bertetangga dengan korban dan pelaku sendiri diamankan malam harinya dari rumah. (jpnn/MR).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.