Awas Kejahatan Dengan Modus Ngaku Polisi !!!
MetroRakyat.com | MEDAN – Aksi pelaku kejahatan dengan modus mengaku ngaku Polisi kepada korban kembali terjadi. Kali ini korban bernama Surya (16) seorang pelajar SMA mengalami korban perampokan sepeda motor oleh pelaku yang mengaku sebagai petugas Kepolisian di Jalan Pipa II Kec.Medan Polonia, Selasa (12/7).
Mendapat pengaduan tersebut, membuat petugas Timsus Reskrim Polsek Medan langsung melakukan penyelidikan terhadap kedua pelaku begal yang mengaku sebagai petugas Kepolisian.
Kepada wartawan Kapolsek Medan Baru Kompol Ronni Bonic, Rabu (13/7/2016) mengatakan pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang mengaku sebagai polisi terhadap korban bernama Surya.
“Timsus kita yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Adhi Puntranto bersama anggota sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Dan dengan tegas, kami minta kepada para pelaku yang mengaku sebagai Polisi untuk secepatnya menyerahkan diri. Sebelum Kami melakukan tindakan tegas,”kata Ronni.
Selain itu, Ronni mengimbau kepada Masyakarat agar tidak secepat nya percaya terhadap pelaku kejahatan yang mengaku ngaku sebagai petugas Kepolisian.
“Kepada masyarakat kami imbau agar tidak mudah percaya terhadap para pelaku, apalagi yang mengaku ngaku sebagai polisi,”imbau nya.
Diketahui sebelumnya, kejadian tersebut berawal ketika korban bernama Surya (16) bersama dua orang sepupunya beranjak dari rumah dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat BK 2368 AFP warna putih untuk jalan jalan. Setiba di Jalan Gedung Arca, lokasi Stadion Teladan.
Tiba tiba Dua orang pelaku yang berboncengan mengendarai sepeda motor RX King datang menemui korban dan mengaku sebagai polisi yang tidak menyebutkan polisi dari mana serta meminta korban untuk mengeluarkan kelengkapan surat kendaraan yang dikendarai korban.
“Saya rencananya ke Teledan mau beli sepatu. Saya memang tdak ada SIM. Lalu mereka nyuruh saya untuk mengikuti mereka, pak,”kata Surya, Selasa (12/7) kemaren.
Merasa ketakutan karena pelaku ngaku polisi, korban pun mengikuti ajakan pelaku dengan membonceng salah satu pelaku untuk menaiki kendaran.
“Mereka (pelaku) ngaku polisi makanya aku ikuti, sampai di Jalan Pipa II Medan Polonia,lalu saya dibawa ke jalan yang sepi dan kami berhenti disitu. Lalu, mereka (pelaku) menurunkan saya dengan alasan mau menjumpai kawannya sambil membawa sepeda motor sepeda motor saya,pak,”ungkapnya.
Ditunggu hingga tunggu, sepeda motor korban pun tak kunjung tiba dan akhirnya korban langsung mendatangi Kantor SPKT Polsek Medan Baru dan laporan korban pun telah diterima oleh petugas SPKT Polsek Medan Baru(marihot)
