H.Waginto ST, MT: Dinas Pariwisata Diminta Transparan Gunakan Anggaran Ramadhan Fair

H.Waginto ST, MT: Dinas Pariwisata Diminta Transparan Gunakan Anggaran Ramadhan Fair
Bagikan

MetroRakyat.com | MEDAN – Memasuki Bulan Suci Ramadhan yang semakin dekat. Seluruh Umat Muslim akan melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Sementara disaat itu juga Pemko Medan, melalui Dinas Pariwisata Kota Medan juga melakukan kegiatan rutin tahunan yakni bazar Ramadhan Fair 2016 yang dipusatkan di Kecamatan Medan Maimun atau di sebelah Mesjid Raya dan ada juga di Candika, Kecamatan Medan Johor.

Menanggapi itu, anggota Komisi A DPRD Kota Medan, H.Waginto, ST.MT kepada MetroRakyat.com menerangkan agar Dinas Pariwisata Kota Medan dibawah pimpinan, Drs.H.Hasan Basri,MM untuk hati-hati menggunakan anggaran kegiatan Bazar Ramadhan Fair yang bersumber dari  Anggaran Belanja Daerah (APBD) sehingga dapat tersalur dan digunakan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. Minggu (29/5/2016).

“Kita sangat berharap kegiatan Ramadhan Fair yang sebentar lagi akan dilaksanakan dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan dapat berlangsung dengan lancar dan berkesan, terutama bagi seluruh masyarakat Kota Medan, khususnya bagi umat Muslim. Jangan ada kutipan yang dilakukan pada pelaksanaan kegiatan Ramadhan Fair tersebut, jika pun ada, harus jelas kutipan tersebut, dan kemana tujuannya. Kita tidak mengharapkan moment ini, akan dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang akan menjadikan kegiatan ini menjadi proyek Tahunan semata. Kepada Pemimpin Kota Medan, sangat saya apresiasi atas terlaksananya kegiatan Ramadhan Fair yang dapat berlangsung setiap Tahunnya. Karena itu, Bazar Ramadhan Fair telah dijadikan sebagai kegiatan tahunan untuk memperingati Bulan Suci Ramadhan bagi seluruh umat Muslim khususnya di Kota Medan.” Terang anggota DPRD Kota Medan dari Daerah Pemilihan(Dapil) 2 tersebut.

Lebih lanjut lagi, Politisi dari Partai Gerindra Kota Medan ini menjelaskan, bahwa event Ramadhan Fair yang sebentar lagi akan terlaksana hendaknya lebih membawa nuansa Islami. Karena kegiatan tersebut memang untuk menyambut bulan Suci Ramadhan, sudah seyogianya semua kegiatan tanpa terkecuali mesti bernuansan Islami, mulai dari stand pameran, termasuk pernak-pernik yang di dagangkan, makanan dan minuman yang ditawarkan juga harus mempunyai ciri khas tersendiri, bukan didominasi salah satu produk palagi pabrikan.

“Semua jenis barang dan dagangan harus diutamakan yang mempunyai nilai jual dan merupakan karya tangan dari ibu-ibu perwiritan atau memiliki ciri khas dari setiap suku dan budaya yang ada terdapat di Kota Medan, karena ini yang akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang hadir di Ramadhan Fair. Ada kesan yang dibawa pengunjung sehingga timbul keinginan untuk kembali lagi dengan membawa sanak keluarga dan teman. Plt.Dinas Pariwisata, harus mampu melihat itu kedepan. Untuk itu, dalam memilih peserta stand harus selektif dan diberikan sosialisasi agar pedagang memiliki jiwa interpreneur. Sehingga para pedagang tidak hanya melihat dari sisi bisnis dan keuntungan semata dari event tersebut. Saya selaku wakil rakyat dari Dapil 2, akan bangga jika event Ramadhan Fair dapat terselenggara dengan baik dan lancar serta sesuai kaidah dan aturan yang telah ditentukan. Saya juga akan sangat malu jika suatu saat kegiatan tersebut akan menjadi sorotan, karena terjadi kegagalan pada proses pelaksanaan dari kegiatan tersebut.” Ungkap Waginto.

Ditambahkan lagi, agar Hasan Basri yang merupakan Plt.Kadis Pariwisata Kota Medan, selaku penyelenggara, selektif memilih peserta yang akan turut serta melaksanakan kegiatan Ramadhan Fair tersebut, seperti pemilik stand, pedagang dan lainnya, jangan sampai pemilik stand malah menyalahgunakan haknya dan memberikannya kepada pihak lain. ” Satu hal lagi, saya berharap, agar stand dagangan diberikan bagi orang-orang yang sudah memenuhi syarat dan kriteria dan mampu bekerjasama dengan baik. Dinaspar Kota Medan juga harus mampu bersinergi dengan para  SKPD Kota Medan juga yang berhubungan dengan kegiatan tersebut dengan baik termasuk juga kepada warga sekitar lokasi tempat dilaksanakannya kegiatan Ramadhan Fair, agar pelaksanaan Bazar Ramadhan Fair ini dapat berjalan dengan baik, dan diterima sesuai yang diharapkan warga masyarakat Kota Medan saat ini.” Pungkasnya.(red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.