Sedang Meliput Demo Warga Ramunia, Handphone Wartawan Media Online Dirampas Oknum TNI
MetroRakyat.com | MEDAN – Seorang Wartawan salah satu Media Online, dirampas seorang petugas TNI berpangkat Kolonel saat sedang meliput demo warga Ramunia di depan Makodam I/BB, Selasa (31/5/2016).
Saat kejadian tersebut dikonfirmasi Wartawan kepada Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk membantah bahwa anggota nya telah mengambil handphone wartawan.
“Saya sudah cek, tidak ada hp wartawan yang diambil oleh anggota saya. Yang diambil oleh anggota Hande camp kecil milik pendemo saat mau menerobos ke Makodam dan itupun sudah di kembalikan. Tks,”kata Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk melalui pesan WhatApss.
Sementara, saat wartawan mengkonfirmasi langsung kepada oknum wartawan media online tersebut mengaku saat dirinya sedang melakukan peliputan demo ibu ibu Ramunia bersama massa FKPPI di depan Makodam I/BB itu secara resmi telah mengeluarkan ID Card Pers dan di gantungkan di leher.
“Kita kerja sudah tunjukan ID Card. Tapi kenapa Handphone Asus saya tadi dirampas, Kenapa Pangdam I/BB bilang bukan handphone melainkan Handy camp kecil milik pendemo. Sudah jelas jelas tadi saya tunjukan ID Card saya,”kesal Lihavez wartawan yang hpnya diambil.
Selang beberapa menit kemudian Handphone wartawan tersebut dikembalikan oknum perwira TNI yang berpangkat Letnan Kolonel.(mar)
