Pengendara Vixion Kritis Usai Tabrak Truk Material Proyek Jalan Provinsi Tanjung Beringin, Keluarga Minta CV. SAN Bertanggung Jawab
METRORAKYAT.COM, SERGAI – Pengendara sepeda motor Yamaha Vixion mengalami kritis usai menabrak sebuah dump truck bermuatan material pengaspalan jalan provinsi yang ada di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara.
Berdasarkan informasi warga sekitar, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu malam (23/8/2026) sekitar pukul 23.50 WIB, tepatnya di Dusun III Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Sergai.
Menurut keterangan warga setempat, dump truck bermuatan material aspal tersebut mengalami kecelakaan pada Minggu siang (23/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu truck hendak memutar arah menuju Sei Rampah, namun tergelincir masuk ke parit.
Sehingga posisi dump truck tersebut menutupi hampir seluruh badan jalan utama yang menghubungkan Sei Rampah menuju Tanjung Beringin.
Warga menyebut truck tergelincir itu tidak langsung dievakuasi hingga malam hari. Selain kondisi jalan gelap, juga tidak terlihat adanya lampu ataupun tanda-tanda peringatan rambu yang cukup jelas di sekitar lokasi, bahkan tidak dijaga.
Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pengendara sepeda motor Yamaha Vixion BK 1217 OW yang dikendarai Baharuddin alias Udin, warga Dusun XI, Desa Pekan Tanjung Beringin, menabrak bagian kepala dump truck.
Akibat kecelakaan tersebut, korban Baharuddin mengalami luka parah terutama pada bagian kepala, kaki kanan dan tangan patah, langsung dibawa ke Rumah Sakit Sultan Sulaiman, Sei Rampah.
Diketahui bahwa dump truck yang tergelincir tersebut berkaitan dengan pekerjaan pembangunan jalan provinsi yang dikerjakan oleh CV. Seleksi Alam Nusantara (SAN).
Muhammad Efendi, abang korban meminta pihak kontraktor proyek pengaspalan jalan bertanggung jawab atas kecelakaan yang dialami adiknya.
Ia mengaku langsung mendatangi lokasi setelah mengetahui kejadian tersebut. Menurutnya, saat berada di lokasi tidak terlihat tanda peringatan yang memadai di sekitar dump truck.
“Memang tidak ada tanda apapun yang dipasang oleh pihak kontraktor terhadap truck yang tergelincir dan hampir menutup penuh jalan tersebut. Setelah kejadian baru diletakkan plang dan sebuah kursi kayu untuk menghadang jalan,” ungkap Efendi.
Pihak keluarga korban juga mengaku telah berupaya menghubungi Humas kontraktor, namun belum ada tanggapan maupun solusi konkret terkait kondisi korban.
“Kami pihak keluarga masih menunggu itikad baik dari pihak kontraktor untuk menyelesaikan persoalan kecelakaan yang dialami korban. Saat ini korban dirujuk ke Rumah Sakit Bina Kasih, Kota Medan untuk menjalani perawatan,” kata Efendi.
Mendapatkan informasi adanya kecelakaan itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Sergai, IPDA Nauli Siregar bersama personel turun langsung ke lokasi untuk melakukan cek olah tempat kejadian peristiwa (TKP).
Ia menyebutkan, petugas turun untuk melakukan pengamanan jalan dan penanganan dump truck yang masih bermuatan material aspal yang terlibat kecelakaan.
“Kami masih menunggu proses evakuasi pengangkut dari pihak kontraktor. Untuk identitas kendaraan maupun sopir truck ini masih dalam identifikasi,” ujar IPDA Nauli Siregar. (MR/AS)

