oleh

Puluhan Ibu-Ibu Dari Ramunia Unjuk Rasa Didepan Makodam I/BB

SHARE
163 views

MetroRakyat.com | MEDAN – Sejumlah ibu-ibu rumahtangga yang merupakan warga Ramunia, Deliserdang, Sumatera Utara bersama massa FKPPI melakukan aksi di depan Makodam I/Bukit Barisan Jalan Gatot Subroto, Selasa (31/5/2016).

Namun dalam aksi tersebut, sempat terlibat adu fisik dengan TNI berseragam lengkap. Puluhan TNI yang membawa tongkat menyeret dua orang warga yang bermukim di lahan Ramunia.

Meskipun para warga berteriak, anggota TNI tidak perduli. Mereka tetap menyeret dua orang warga Ramunia masing-masing Boy Simanjuntak dan Andika.

“Itu kawan kami dihajar di dalam. Tolong lah bantu kami. Kenapa TNI ini kejam kali,” teriak ratusan ibu-ibu sembari tolak-tolakan dengan anggota TNI.

Warga yang hendak menuntut haknya terkait lahan di Ramunia seluas 148,97 hektar ini memangis sejadi-jadinya.

“Kami ini orangtua loh pak. Kenapa kami dikasari seperti ini. Apa kalian enggak punya orangtua,” teriak puluhan ibu-ibu yang mengenakan kerudung.

Puluhan anggota TNI yang membawa pentungan memukul mundur puluhan ibu-ibu yang rata-rata berusia senja.

“Saya minta kalian bubar. Apa pulak kalian demo di markas militer. Bubar kalian semua,” teriak anggota TNI berpangkat Letnan Kolonel sembari memegang tongkat.

Meskipun sempat diusir, puluhan ibu-ibu ini tetap bertahan. Mereka meminta dua rekannya yang disekap dibebaskan.

“Mana kawan kami pak. Kenapa kawan kami dipukuli. Mereka kan enggak ada melakukan kerusuhan. Kenapa diculik,” teriak puluhan ibu-ibu.(indra)

Breaking News