oleh

Kartu ATM Tertelan Mesin ATM , Saldo Milik Pedagang Kopi  Berkurang Rp 16,5 juta

MetroRakyat.com | MEDAN – Nasib sial yang dialami Mariyani (54) warga Jalan Setia Budi Gg Rukun, Kecamatan Medan Selayang hanya bisa mengelus dada. Pasalnya, niat wanita pedagang kopi ini beribadah umrah gagal setelah uang senilai Rp 16,5 juta raib saat dirinya hendak menarik uang di mesin anjung tunai mandiri (ATM) yang berada di SPBU Jalan Djamin Ginting, Simpang Pemda, Medan Selayang.

Informasi diperoleh menyebutkan, saat itu Mariyani berencana menarik uang di mesin ATM Bersama yang terdapat di SPBU itu. Setelah memasukkan kartu dan usai memasuki PIN, untuk mengambil uang senilai Rp 100 ribu, namun seketika mesin ATM tidak berfungsi dan salah seorang pria menyarankan dirinya agar menekan tombol enter.

“Saya rencananya mau narik uang untuk mengisi minyak. Tiba-tiba pas mau narik uang, tiba-tiba mesin error dan kartu ATM sangkut di dalam. Memang ada bapak-bapak di samping saya saat itu menyuruh saya tekan tombol enter dan disuruh tunggu lima menit,” ujar Mariyani kepada Metro Rakyat, Selasa sore.

Setelah menunggu, kartu ATM miliknya tak kunjung keluar, selanjutnya ia mengambil kartu tersebut dengan menggunakan jepitan kuku yang terdapat di tasnya. Setelah berhasil, nahas dialaminya. Saldo senilai Rp 16,5 juta seketika berkurang menjadi Rp 75 ribu.

“Waktu kartu sudah berhasil saya keluarkan pakai jepitan kuku, saya coba ke ATM sebelah. Bapak-bapak itu udah enggak ada, tiba-tiba masuk sms ke handphone saya. Enggak lama, saya cek saldo tinggal Rp 75 ribu. Saya juga sudah melapor ke bank dan ke Polsek Sunggal,” jelasnya.

Akibat akan kejadian tersebut, dia berharap agar pihak kepolisian dapat mengungkap kasus yang dialaminya.

“Padahal rencananya uang itu untuk umrah. Bertahun-tahun saya mengumpul uangnya dari hasil berjualan kopi. Saya berharap agar polisi dapat menangkap dan mengungkap kasus ini,” katanya.

Kapolsekta Sunggal Kompol Harry Azhari melalui Kanit Reskrim Iptu Nur Istiono ketika dikonfirmasi mengatakan, akan melakukan penyelidikan atas laporan korban.

“Lagi kita lidik, korban juga sudah kita lakukan pemeriksaan dan penyidik sudah kita perintahkan olah TKP ,” ujar kanit reskrim  Iptu Nur Istiono saat dikonfirmasi.(mar)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini: