Ternyata Korban Pemukulan Oknum JMS Polsek Medan Area, Anak Dibawah Umur.

Ternyata Korban Pemukulan Oknum JMS Polsek Medan Area, Anak Dibawah Umur.
Bagikan

MetroRakyat.com  I  MEDAN —  Oknum Polri berinisal Aiptu JMS (45) bertugas di Polsek Medan Area Polresta Medan ternyata memukul anak dibawah umur. Hal tersebut diungkapkan Muhammad Syahrizan alias Fauzan kepada MetroRakyat.com di tempat bekerjanya sebagai operator warung internet Bloody, di Jalan Raya Menteng, Medan. “Saya berusia 17 tahun bang, namun karena saya tidak punya sekolah maka saya langsung bekerja untuk membutuhi kehidupan saya dan ibu bang”, ungkap Fauzan, Kamis (4/8/2016). Fauzan bercerita pemukulan tersebut terjadi karena JMS emosi saat melihat sikap Fauzan yang acuh tak acuh ketika pelajar  dinasehati polisi tersebut, agar tidak membolos saat jam pelajaran. Fauzan dianggap menjadi penyebab atau pembiaran para pelajar tersebut bolos. “Saya gak tau bang, karena saya juga sudah ingatkan agar jangan pakai seragam sekolah kalau main warnet. Tapi nggak digubris”, kilah Fauzan.

Luka lebam dialami Fauzan pada bahagian pipi kiri, akibat emosi yang diluapkan JMS dengan menendang dan memukulinya bertubi-tubi. Sampai berita ini diturunkan, Fauzan sudah kembali normal bekerja sebagai operator warnet yang memiliki 40 pc, dan berada dilantai 1 dan 2 tersebut.  

CCTV Dugaan Pemukulan Oknum Polisi Ada Di Youtube.

Seperti diberitakan sebelumnya Muhammad Syahrizan alias Fauzan adalah operator salah satu warung internet bernama Bloody Net di Medan. Syahrizan  mengalami kekerasan, berupa pemukulan dibahagian wajah dan perut, dan penendangan oleh oknum polisi JMS  yang diduga bertugas di Kepolisian Sektor Medan Area, Rabu (3/8/2016) sekira pukul 07.20 wib. (MR/Team).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.