Berjoget Dalam Keadaan Mabuk, 3 Pria Hajar warga Glugur Rimbun Hingga Tewas

Berjoget Dalam Keadaan Mabuk, 3 Pria Hajar warga Glugur Rimbun Hingga Tewas
Bagikan

METRORAKYAT.COM, PANCUR BATU – Sungguh malang nasib pria warga pasar III Glugur Rimbun dusun II kecamatan Pancur Batu kabupaten Deli Serdang yang bernama Sumadi (54) maksud hati ingin mencari hiburan dengan berjoget ria di cafe Menik jalan Metrologi dusun 4 desa Tuntungan I Pancur Batu malah kehilangan nyawanya setelah di hajar 3 orang pria yang juga merupakan pengunjung cafe. Minggu 30 Maret 2019 jam 01:00 WIB.

Kejadian bermula berdasarkan keterangan para saksi di lokasi kejadian yang bernama Mona (42) yang merupakan pemilik cafe dan Juliana (23) karyawan cafe awalnya para tersangka berjoget dalam keadaan mabuk akibat menengak tuak di lokasi kejadian dan saat asyik berjoget salah seorang tersangka bersenggolan dengan korban hingga terjadi keributan yang berujung pemukulan di dalam cafe yang berlanjut hingga ke jalan raya depan cafe.

” Joget-jogetnya orang itu bang, entah macemana ribut orang itu antra korban dengan Para pelaku, katanya gara-gara senggolan pas joget, di pukul si Bayu korban itu pake Broti bang hingga pingsan tak sadarkan diri, habis itu pergi orang itu , di tinggalkan orang itu korban yang udah pingsan tergeletak di parit untung aja ada kawanya di situ terus dibawanya ke klinik di Glugur Rimbun ,” ucap Mona .

Akibat pemukulan dan pengeroyokan itu korban tergeletak tak sadarkan diri di dalam parit dan para tersangka langsung meninggalkan lokasi pergi entah kemana.

Melihat temanya tergeletak akibat di hajar para pelaku, teman korban yang bernama Kisot membawa korban ke klinik yang terletak di jalan Glugur Rimbun dengan menggunakan becak mesin dan setelah itu korban dibawa pulang kembali ke rumahnya dan saat tiba di rumah rekan korban mengatakan pada keluarga bahwa korban mengalami kecelakaan lalu lintas.

Keesokan harinya korban dibawa kembali ke RS Bina Kasih dan meninggal dunia disana usai mendapat perawatan medis.

Akibat kejadian itu keluarga korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian ini pada Polsek Pancur Batu (31/3).

Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago yang dikonfirmasi melalui Kanit reskrimnya Iptu Suhaily menjelaskan bahwa dari kejadian tersebut pihaknya telah memeriksa dan mengambil keterangan para saksi termasuk teman korban dan pemilik cafe.

” Kami udah ambil keterangan para saksi termasuk pemilik cafe dan karyawan cafe serta teman korban, di duga pengeroyokan itu dilakukan oleh Iwan dan Bayu Cs, selanjutnya kami bersama anggota langsung memburu Bayu di rumahnya dan berhasil menangkapnya hanya dalam waktu 3 jam setelah kejadian ini dilaporkan keluarga,” ucap Suhaily.

Saat di intrograsi Iwan mengakui bahwa ia bersama dua orang rekanya telah ikut memukul korban . Kami langsung memburu pelaku lainya atas nama Rizky (17) warga Tuntungan II dusun II gang sekolah dan kami berhasil menangkap Rizky dan dari mulut Rizky didapatlah nama dan alamat pelaku lain ,” jelas Suhaily.

Lanjutnya lagi, kami langsung memburu pelaku lain atas nama Dimas ( 22) warga Nusa Indah Tuntungan I dusun II kecamatan Pancur Batu, ia mengakui kalau ia memukul korban dengan tanganya.

” Dimas kami tangkap di rumahnya pada saat sedang duduk-duduk bersama rekanya, saat di intrograsi Zulkifli dan Yoga menjelaskan bahwa ia tidak ikut memukul korban hanya memisah keributan saja jelas Perwira mantan Dantimsus Satreskrim Polrestabes Medan ini.

Selanjutnya barang bukti berupa kayu yang digunakan untuk memukul korban serta barang para pelaku di boyong ke Polsek Pancur Batu untuk di proses lanjut. Menurut hasil Outopsi korban mengalami tengkorak kepala retak. (MR/Suriyanto)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.