WAKIL BUPATI SAMOSIR IR JUANG SINAGA: PARA GURU SUPAYA LEBIH BERINOVASI UNTUK MENGAJAR

WAKIL BUPATI SAMOSIR IR JUANG SINAGA: PARA GURU SUPAYA LEBIH BERINOVASI UNTUK MENGAJAR
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Wakil Bupati Samosir, Ir. Juang Sinaga mengatakan agar guru lebih berinovasi dalam mengajar, memberikan pelajaran dengan berbagai daya tarik kepada siswa. Pendidikan harus dimulai dari pondasi dasar yaitu mulai dari sekolah dasar. Hal ini dikatakan Wabup saat mengunjungi pertemuan para guru Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA SMP se-Kabupaten Samosir di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Samosir.

Guru harus komit meningkatkan kwalitas siswa, menciptakan siswa yang hebat dari Kabupaten Samosir. Ditengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, dan hebat, tentu harus diimbangi dengan pengetahuan yang hebat. Untuk itu, Wabup Juang Sinaga menegaskan agar guru mampu menicptakan siswa di Kabupaten Samosir yang memiliki pengetahuan yang dapat mengikuti perkembangan teknologi agar tidak terlindas oleh teknologi tersebut.

Pertemuan dengan para guru tersebut sebagai evaluasi terhadap hasil ujian nasional tahun 2018. Kadis Pendidikan Kabupaten Samosir Rikardo Hutajulu menegaskan masih diperlukan peningkatan kwalitas mengajar di Kabupaten Samosir. Kelulusan untuk tingkat sekolah SD dan SMP dengan jumlah anak didik 3.100 orang lulus 100 %, namun kita tidak hanya melihat persentase kelulusan tersebut, akan tetapi diperlukan juga perhatian terhadap nilai dari kelulusan tersebut

Kasi SMP dinas pendidikan samosir Parlagutan Simbolon saat dikonfirmasi Wartawan, mengaku sangat setuju dengan gagasan Wabup samosir Ir Juang Sinaga.
Karena Para guru diharapkan dapat lebih mendorong inovasi metode pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar. Semua dilakukan agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan efektif karena dapat memancing siswa untuk lebih aktif.

“Anak-anak harus dibuat menyenangkan pada saat belajar, karena kalau hanya disuruh membaca dan mengerjakan soal-soal, mereka akan merasa bosan. Pembelajaran yang memadukan dengan praktik, misalnya pagelaran, akan membuat anak-anak senang,” ujarnya.

Oleh karena itu, sudah saatnya kini para guru melakukan inovasi pembelajaran dan meninggalkan metode pembelajaran lama yang bersifat satu arah, di mana guru dianggap sebagai satu-satunya sumber ilmu. (MR/B.Pasaribu)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.