Gawat…! Tas Tamu Hotel Karibia Asal Jakarta Disikat Maling Saat Sarapan di Restaurant Bean 33 Lt I
METRORAKYAT I MEDAN- Satu buah tas ransel Oktania Kristiani Sarungu (41) Karyawan Swasta tamu hotel Karibia Jalan Veteran komplek Centre Point lenyap disikat maling saat sarapan di Restaurant Bean 33 lantai 1 Hotel Karibia, Minggu (2/11/2017) subuh sekitar pukul 05.55 WIB.
Menurut Nina (panggilan korban), Kejadian ini berawal ketika korban bersama seorang rekan kerjanya sedang sarapan di restoran hotel dilantai bawah dengan membawa tas ransel serta barang-barang mereka lainnya sebelum bertolak kembali ke Jakarta.
“Saya menginap di Hotel Karabia Jalan Veteran Kecamatan Medan Timur Medan,saya memilih hotel ini,karena di sini saya menggelar event Soff Launching Produk tempat saya bekerja,”ujarnya kepada metrorakyat.com Senin 27 ONovember sekitar pukul 14.30 WIB di salah satu restoran dikawasan Centre Point Medan.
Kemudian,lanjut Nina, pada hari Minggu, tanggal 26 Nopember Subuh sekitar pukul 5.30 WIB, saya sudah Stand by hendak kembali ke Jakarta,lalu saya dan teman keluar dari kamar Hotel Karabia menuju ke Restoran Bean 33 dilantai bawah hendak sarapan,sesampainya di restoran, ternyata baru kami berdua tamu di Restoran tersebut,tuturnya.

Lanjutnya, ternyata, belum ada satupun tamu hotel diruangan itu, sementara,biasanya,pihak hotel pasti menanyakan jika ada yang hendak sarapan ‘dari kamar nomor berapa pak,bu?’ lanjutnya sembari menirukan ucapan pelayan hotel sebagaimana biasanya pelayanan sebuah hotel.
Oktania juga mengungkapkan pada saat mereka asik menonton televisi, disitulah penjahat itu beraksi,sesuai dengan hasil rekaman CCTV yang telah ditontonnya.
“Kejadian ini saya kira, saat posisi kami duduk dikursi pertama dan belum mengambil sarapan yang tersedia, saat itu, kami hanya menyaksikan siaran televisi Resepsi Pernikahan Kahiyang Ayu dengan Bobby Afif Nasution,”katanya
Karena ingin, sambung Nia, menyaksikan siaran televisi lebih leluasa maka, saya mengajak teman pindah tempat duduk, persisnya di depan televisi,karena begitu serius menonton acara TV, kami melupakan tas ransel kami yang masih ditempat duduk pertama,tutur ibu berkacamata ini dengan nada sedih seraya mengatakan pencuri datang dan memindahkan tas ransel miliknya ketempat dimana dia duduk,sebelum pergi membawa tas ransel tersebut keluar hotel.
Lanjutnya”Setelah sarapan, saya dan teman langsung bergegas menuju mobil yang telah menunggu, dan barang bawaan kamipun sudah dinaikkan security hotel kemobil tanpa pemberitahuan kepada kami sebelumnya sehingga,kami tidak sempat mengecek jumlah barang kami seluruhnya,”ungkapnya.
Sesampainya di bandara,sambungnya , betapa terkejutnya saya karena tas ransel saya tidak ada,jadi saya putuskan membatalkan keberangkatan dan kembali ke hotel dengan harapan, ransel itu masih berada di hotel Karibia,tutur wanita yang sudah berulang kali datang berkunjung ke kota Medan ini.
Sampai dihotel, dirinya langsung menjumpai resepsionis dan menceritakan kronologis yang menimpanya namun, menurut Nia,sepertinya pihak restoran tidak mau bertanggung jawab, bahkan saat saya meminta agar CCTV diputar balik,pihak hotel tidak mengijinkan, tuturnya lagi dengan wajah kesal.
Karena jawaban pihak hotel Karibia kurang memuaskan, akhirnnya saat itu juga saya langsung membuat laporan pengaduan ke Kantor Polisi Sektor Medan Timur yang jaraknya tidak jauh dari Hotel Karabia tempat saya menginap,ujarnya sembari menunjukkan bukti Laporan Pengaduan.
Setelah membuat laporan, saya langsung kembali ke restoran tersebut sembari menunggu petugas kepolisian datang ke lokasi kejadian dimana tas saya hilang.
Tidak lama berselang, Polisipun datang dan langsung olah TKP di Restoran dan petugas mengumpulkan keterangan dari pihak manajemen serta meminta agar rekaman CCTV diputar tersebut, dan akhirnya, kami dapat melihat kejadian yang menimpa saya.
Nina juga menceritakan ciri-ciri pelaku seperti yang terlihat di CCTV.
“Saya lihat disitu, tas saya benar di ambil salah Seorang Lelaki berbadan kurus, baju kaos warna hitam dari Kursi No.33 yang pertama saya duduki saya duduki,”pungkasnya seraya mengingatkan agar setiap pengunjung hotel Karibia selalu waspada terutama pada saat mengambil sarapan.
“Mudah-mudahan kejadian yang menimpa saya jangan terjadi pada oeang lain,waspadalah selalu,”tutup wanita ramah ini mengakhiri pembicaran.
Sementara itu,saat metrorakyat.com hendak menkonfirmasi kepihak manajemen hotel tidak berhasil ditemui,menurut recepsionis yang mengaku bernama Desi, bagian humas atau HRD tidak ada di tempat.
” Maaf pak,bapak itu tidak ada ditempat,sekarang lagi mengurus persoalan ini kekepolisian,”tandasnya dengan wajah kurang bersahabat sesolah-olah menyembunyikan sesuatu,karena, dimana sebelumnya,resepsionis ini menyuruh h wartawan untuk menunggu di kursi lobby.
Selepas dari Hotel Karibia,media ini dan rekan jurnalis lainnya bergegas menuju Polsek Medan Timur untuk mengkonfirmasi terkait kejadian pencurian tersebut dan diterima oleh Kanit Reskrim IPTU Made Yoga.
” Tentang pencurian itu sudah kita kerahkan anggota kesana bang,saat ini masih dalam tahap penyelidikan, dan memang, biasanya,kalau tindakan pencurian seperti ini nasib-nasibpanlah bang,”ujar mantan kanit reskrim Medan Helvetia ini.
Lagian,sambung Yoga, CCTV nya kurang jelas,walaupun demikian kita akan berupaya agar kasus ini cepat terungkap bang,”tutupnya.
Esoknya, Selasa, 28/11/17 saat wartawan menanyakan lewat pesan Whats app ‘sejauh mana pertanggung jawaban pihak hotel kepada ibu Oktania, korban pencurian yang terjadi di hotel Karibia?’, Arie manajer di Hotel Karibia tidak menjawabnya, namun setelah beberapa lama,Arie memberikan jawaban lewat pesan Whats App.
Anehnya,lain yang ditanya wartawan lain yang dijawab pak Arie, seperti jawabanya di pesan Whats app berikut ini, dan sepertinya tidak ada hubungannya antara pertanyaan yang diajukan media dengan jawaban yang diberikannya.
“Selamat siang pak, untuk kasus ini sdh dilimpahkan dan ditangani Polsek Medan Timur, dan silahkan utk langsung konfirmasi dgn pihak Kepolisian. Terima kasih banyak,” tulisnya.(MR2/Tim)



