Pantau Harga dan Stok Bapok, DisperindagESDM Cek Pasar Sibolga–Tapteng

Pantau Harga dan Stok Bapok, DisperindagESDM Cek Pasar Sibolga–Tapteng
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SIBOLGA – Menindaklanjuti arahan Gubernur Sumatera Utara dalam upaya pengendalian inflasi daerah, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (DisperindagESDM) melakukan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok) di sejumlah pasar di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Monitoring dilakukan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat sekaligus memantau perkembangan harga di tingkat pasar.

Berdasarkan hasil monitoring di Pasar Sibolga Nauli, sejumlah komoditas tercatat masih memiliki stok yang cukup. Beras medium jenis SPHP misalnya, tersedia dengan harga Rp12.000 per kilogram dan stok disebut banyak.

Sementara beras medium merek Apel dijual Rp18.000/kg, Lima Berlian Rp17.500/kg, dan Venus Rp17.000/kg.

Untuk minyak goreng, Minyak Kita tercatat Rp16.000/kg, minyak curah Rp20.000/kg, dan Bimoli Rp23.000/liter. Gula curah berada di kisaran Rp20.000/kg.

Komoditas lainnya, telur ayam dijual Rp48.000 per papan (30 butir), sedangkan daging ayam ras mencapai Rp58.000 per ekor.

Di sektor perikanan, monitoring menemukan stok ikan masih kurang. Ikan dencis jenis sere berada di harga Rp40.000/kg, ikan gembung jenis gembola Rp60.000/kg, dan jenis aso-aso Rp50.000/kg.

Sementara komoditas hortikultura seperti cabai merah tercatat Rp50.000/kg, cabai rawit Rp70.000/kg, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp35.000/kg, serta tomat Rp14.000/kg.

Monitoring harga dan ketersediaan bapok tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam mengantisipasi gejolak harga dan menjaga pasokan kebutuhan masyarakat, terutama komoditas yang berpotensi memengaruhi inflasi.(mr/red)

#Sumut #Sibolga #TapanuliTengah #Bapok #Inflasi #DisperindagESDM #HargaPangan #PasarSibolga #KabarSumatera

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Metro Rakyat News

Tinggalkan Balasan