Peringatan Harlah ke-102, Wabup Sergai Ajak NU Bersatu Hadapi Tantangan Sosial
METRORAKYAT.COM, SERGAI – Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) H. Adlin Tambunan menghadiri peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) ke-102 yang berlangsung di Masjid Agung Sergai di Sei Rampah, Selasa (4/2/2025).
Acara ini turut dihadiri Ketua Pengurus Cabang (PC) NU Sergai, Darmanto, S.Ag, M.Pd, Rois Syuriah PCNU Sergai H. Maralutan Siregar, serta tokoh organisasi Islam, tokoh agama, tokoh masyarakat, alim ulama serta para pelajar.
Dalam sambutannya, Adlin Tambunan menyampaikan ucapan selamat atas Harlah NU yang ke-102. “Semoga Allah SWT memberikan berkah, rahmat, dan karunia-Nya untuk kita semua,” ujarnya.
Adlin Tambunan menekankan pentingnya peran NU dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan sejahtera. Ia mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi saat ini, seperti kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan harus diselesaikan secara bersama-sama, khususnya di Tanah Bertuah Negeri Beradat.
“Saya mengajak keluarga besar NU Kabupaten Sergai untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang dihadapi organisasi,” katanya.
Wabup Sergai juga menekankan, bahwa NU memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial dan ekonomi di daerah. Oleh karena itu, kontribusi aktif dari seluruh elemen masyarakat NU sangat diperlukan.
Sejalan dengan tema peringatan ke-102 Nahdlatul Ulama yaitu “Bekerja Bersama Umat untuk Indonesia”, doktor di bidang studi pembangunan ini juga mendorong masyarakat NU untuk berperan aktif dalam pembangunan, khususnya di Kabupaten Sergai.
Ia mengajak para tuan guru, alim ulama, dan pemuda NU untuk mengambil peran dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial yang ada. Menurutnya, peran serta aktif dari masyarakat NU akan sangat membantu dalam menciptakan suasana yang kondusif untuk pembangunan yang berkelanjutan.
Dikesempatan itu, Wabup Sergai juga menyoroti pentingnya pendidikan dan pemberdayaan ekonomi sebagai kunci untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi. Ia berharap agar NU dapat menjadi motor penggerak dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
“Dengan kebersamaan dan kekuatan kekeluargaan, kita dapat bersama-sama menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada,” tandasnya. (MR/AS)

