Warga MengeluhKan Mobil Dump Truk PT.Perkebunan RSK Grup Asian Agri Yang Bebas Melintas Tanpa Jaring Pengaman Di Jalan Propinsi
METRORAKYAT.COM, LABUHANBATU – Sejumlah warga Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu,Sumatera Utara mengeluhkan keberadaan mobil dump truk milik PT.Perkebunan RSK,(Rantau Sinar Karsa) Grup Asian Agri sebagai angkutan ke PKS,(Pabrik Kelapa Sawit) Sepadan Jaya hasil perkebunan berupa tandan buah segar,(TBS) Kepala sawit tanpa menggunakan jaring pengaman bebas melintasi jalan raya jalan lintas provinsi.
Dimana, jalan raya sebagai jalan lintas provinsi yang dilalui mobil dump truk tersebut yaitu jalan lintas Pangkatan – Aek Nabara yang kondisi jalan lintas saat ini banyak lobang-lobang dan ada yang rusak berat.
Warga berharap, agar pihak terkait bisa membuat aturan tegas terhadap mobil dump truk angkutan buah TBS kelapa sawit milik PT Perkebunan RSK tersebut yang tidak menggunakan jaring pengaman agar tidak memembahayakan pengguna jalan lain.
Seorang pengendara, inisial APS,(35) warga kecamatan Pangkatan,Kabupaten Labuhanbatu mengaku terpaksa harus menjaga jarak dan menghindar saat berkendara beriringan dijalan lintas propinsi dengan dump truk tersebut waktu pembawa TBS kelapa sawit tujuan ke PKS Sepedan Jaya tanpa jaring pengaman.
“Menurut saya bahaya sekali, karena sewaktu-waktu TBS kelapa sawit yang ada bisa jatuh dan menimpa pengendara lain. Apalagi kondisi jalan propinsi di daerah Pangkatan saat ini tidak rata,karena banyak lobang dan rusak jadi daripada ambil resiko, lebih baik ambil jarak aman saja,” tutur APS, Kamis, (28/3/2024).
Semestinya, sambung dia lagi, pihak PT.Perkebunan RSK mengerti aturan saat melintasi jalan lintas propinsi dan jangan disamakan seperti jalan kebun mereka,yang sesuka hati,untuk melintasi jalan lintas propinsi ada aturan.
Terkait keluhan warga tentang mobil dump truk milik PT Perkebunan RSK tersebut, ketika dikonfirmasi, Manager PT.Perkebunan RSK Grup Asian Agri, R.Sianipar melalui HP seluler dan WhatsApp pribadinya menyebutkan Dump Truck bak nya tidak menyatu dengan seksi, main turun dan angkat bak, sehingga agak rawan terbalik kalau oleng, apalagi pakai jaring. “Tapi kami coba lah lengkapi jaringnya,”Kamis, (28/3/2024).
Pantau awak media dilapangan, Senin (1/4/2024), masih ada mobil dump truk milik perkebunan tersebut melintasi jalan propinsi tidak menggunakan jaring pengaman saat mengangkut TBS kelapa sawit.(MR/HPS)
