BNPB Pusat Tinjau Bencana Alam Banjir, Inhu Jumlah Pengungsi 2.349 Jiwa

BNPB Pusat Tinjau Bencana Alam Banjir, Inhu Jumlah Pengungsi 2.349 Jiwa
Bagikan

METRORAKYAT.COM, INDRAGIRI HULU – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) Pusat  Letjen TNI Suharyanto meninjau posko pengungsian di wilayah Kabupaten Inhu, hal ini merupakan hasil tindak lanjut kunjungan kerja bupati Inhu Rezita Meylani Yopi SE bersama rombongan ke Badan Nasional Penanggulangan Pusat Jumat Pekan kemarin.

Kedatangan kunjungan kerja ( Kungker ) Kepala BNPB Pusat bersama rombongan ke Kabupaten Indragiri Hulu ( Inhu ) Provinsi Riau tersebut langsung disambut bupati Inhu Rezita Meylani Yopi SE, Kapolres Inhu, Dandim 0302 Inhu dan Pejabat Inhu lainnya di Danau Raja Rengat Kabupaten Inhu.

Karena setelah tiba di stadion Narasinga Rengat Inhu  menggunakan helikopter, Kepala BNPB Pusat beserta rombongan langsung bertolak ke Danau Raja Rengat tepatnya di Sekretariat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) sebagai posko pengungsian guna melihat korban banjir, Kamis (18/01/2024) siang.

Disaat Kepala BNPB Pusat melakukan peninjauan pengungsian tersebut, Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi menyampaikan kendala yang terjadi selama banjir dan kebakaran seperti mobil pemadam kebakaran dan perahu karet yang masih secara bergantian digunakan di wilayah 14 Kecamatan Kabupaten Indragiri Hulu.

Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi juga menyampaikan bahwa diposko pengungsian Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu terus berupaya menyiapkan bantuan sembako, selimut, susu dan perlengkapan mandi katanya.

Dalam kunjungan kerja ini Kepala BNPB pusat juga memberikan bantuan sembako secara simbolis kepada korban banjir serta meninjau secara langsung posko yang dipakai untuk korban pengungsian bencana banjir.

“Semoga masyarakat yang berada diposko pengungsian diberikan kesabaran, banjir cepat surut, bantuan ini akan diberikan secara merata,” ujar Kepala BNPB Pusat dihadapan Masyarakat.

Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah ( KPBD ) Kabupaten Inhu,Mulyadi Jumat (19/1/2024) pagi mengatakan kondisi saat ini sebahagian wilayah Kabupaten Inhu Provinsi Riau masih mengalami kondisi banjir akibat cuaca hujan ekstrim menyebabkan bencana alam banjir dari luapan Sungai Indragiri hingga meredam rumah penduduk.

Dijelaskan, bahwa jumlah pengungsian bencana alam banjir di Kabupaten Inhu tahun 2024 ini sebanyak 649 Kepala Keluarga ( KK ) dengan 2349 jiwa di sejumlah lokasi titik posko pengungsian yang disiapkan.

Saat ini masyarakat terdampak bencana alam banjir mengungsi di posko pengungsian di  Desa Rawa Asri tepatnya di tanggul Desa dan di rumah warga, dan dibeberapa  titik  jalan poros, rumah warga serta di Masjid Al Ihsan Desa Rawa Sekip Kecamatan Kuala Cenaku.

“Kemudian di posko pengungsian Balai Desa Rawa Bangun, di tanggul Desa, gedung sekolah SD 030 Rawa Sekip III,Musholah Nurul Islam dan di Rumah Adat Kecamatan Rengat Kabupaten Inhu,” jelasnya.

Akibat bencana alam banjir  yang melanda di wilayah 11 Kecamatan  Kabupaten Inhu hingga  terendam rumah penduduk, personil KPBD Inhu kewalahan melakukan evakuasi warga yang terendam banjir akibat peralatan perahu karet cuman 1 ( satu ) buah.

“Kita telah mengusulkan sarana prasarana termasuk  14 buah perahu karet ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) Pusat untuk di gunakan di masing masing Kecamatan Kabupaten Inhu,” ucapnya.

Diketahui, Kepala BNPB didampingi Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) Edy Nasution melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Provinsi Riau pada 18-19 Januari 2024 diantaranya kunjungan ke Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Kampar, dan Kota Pekanbaru.

Selain Penyerahan secara simbolis bantuan sembako dari pusat juga diberikan dukungan peralatan dan logistik dalam penanganan darurat bencana banjir di Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau tahun 2024. ( MR/Ob )

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.