Soal Kasus Kandang Sapi Maredan Barat, Praktisi Hukum Minta Polisi Segera Usut

Soal Kasus Kandang Sapi Maredan Barat, Praktisi Hukum Minta Polisi Segera Usut
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SIAK – Pihak Kepolisian diminta segera mengusut kasus mangkraknya kandang Sapi di Kampung Maredan Barat, Tualang, Siak. Selain itu, sejumlah bangunan milik pemerintah lainnya di Siak terkesan menghamburkan uang rakyat, yang peruntukannya tidak maksimal.

“Hal itu bukan delik aduan. Polisi bisa sikapi dan lakukan penyelidikan, agar terang benderang pokok permasalahannya. Jika ditemukan indikasi kerugian negara, Polisi bisa melanjutkannya hingga ke persidangan. Itu salah satu dari sekian jumlah bangunan yang dibangun dari APBN dan APBD yg terbengkalai,” ujar Praktisi Hukum Siak, Wan Abdurrahman SH, Senin (25/10).

Wan Abdurrahman juga menyinggung terkurasnya APBD dan APBN, untuk membangun sejumlah infrastruktur yang peruntukannya tidak jelas. Penegak hukum juga diminta tidak tutup mata, terhadap sejumlah kasus dugaan korupsi.

“Tidak berfungsi, contoh lain di kecamatan Mempura ada Pasar Benten, terminal. PLTU koto Ringin yang mangkrak dan tidak berfungsi apa. Penegak hukum sebenarnya tau tapi tutup mata aja. Padahal, itu bukan delik aduan. Padahal itu kasus yang terang benderang, sayang duit rakyat terbuang,”ujarnya.

Menurut Wan Abdurrahman, uang pembangunan infrastruktur tersebut jika belum begitu penting, bisa digunakan untuk kegiatan sosial.

“Itu dibuat paket kegiatan sosial. Ribuan orang bisa terbantu. Kita juga heran Pemda juga tidak ada tindakan apa-apa. Apa yg ditakutkan Pemda bertindak? BPK juga yang katanya rutin audit, juga tidak ada tindakan apa-apa,” pungkasnya. (MR/RED)

.

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.