Warga Pedalaman Minta, Pemkab Aceh Timur Segera bangun Jalan Lintas Lokop Tembus Aceh Tamiang
METRORAKYAT.COM, ACEH TIMUR – Aramiko salah seorang warga Gampong HTI Ranto Naru Kecamatan Simpang Jernih Kabupaten Aceh Timur. meminta kepada Bupati beserta jajarannya untuk tidak tutup mata terhadap kami warga pedalaman karena kami juga berhak mendapatkan perhatian dari pemkab Aceh Timur.
Karena kami warga yang tinggal di pedalaman juga Ikut memilih pemimpin dalam pemilihan baik Pilkada, Pileg dan Pilpres kami Selalu ikut pesta demokrasi tidak pernah ketinggalan sama dengan Gampong – Gampong yang dalam wilayah Aceh Timur.
” Malah di masa Pilkada dan Pileg kandidat banyak yang membuat janji – janji manis dengan kami masyarakat pedalaman tetapi ketika sudah berhasil duduk lupa dengan kami warga pedalaman seperti pepatah kacang lupa kulit,” katanya, Minggu ( 22/11/2020 ).
Perlu diketahui, bahwa Gampong HTI Ranto Naru Kec. Simpang Jernih Kab Sceh Timur terdapat 90 KK yang menetap, mengeluhkan kondisi jalan lintas Lokop simpang jernih tembus Aceh Tamiang Rusak parah berlumpur dan semak, mulai dari Gampong ujung karang sampai ke HTI Ranto Naru. Terus jalan ke Pante Kera sampai Gampong Kec Simpang Jernih dalam kondisi rusak parah tidak pernah ada perbaikan sama sekali dari pihak pemkab Aceh timur.
Pada hal jalan lintas Lokop HTI Ranto Naru simpang jernih tembus Aceh tamiang ini merupakan salah satu jalan utama dalam wilayah kabupaten Aceh Timur. Merupakan tanggung jawabnya pemkab Aceh Timur untuk membangun dan memperbaikinya kenapa pemkab Aceh Timur membiarkan begitu saja dengan kondisi jalan rusak parah dan semak belukar.
Aramiko berharap kepada pemkab Aceh Timur Agar jangan menutup mata terhadap kami warga dengan kondisi jalan yang rusak parah pinggiran dan pedalaman ini kiranya untuk segera memperbaiki dan membangun Jaln HTI Ranto Naru Simpang Jernih tembus Aceh Tamiang, Agar masyarakat HTI Ranto Naru bisa dan mudah mengeluarkan hasil panen nya untuk di jual ke kota dengan harga yang maksimal,” harap Aramiko.
Hal sedana juga di ungkapkan oleh Abdulah tokoh mayarakat tampor paluh pihak nya membenarkan bahwa kondisi jalan Lokop HTI Ranto Naru naru Simpang Jernih rusak parah belum pernah ada perbaikan, sepanjang jalan tertutup oleh semak belukar di musim hujan tidak bisa di lewati oleh kenderaan baik roda 4 maupon roda 2 jumlah penduk 140 kk mayoritas petani pekebun hasil panen nya harus di bawa turun ke kuala simpang menaiki bot dgn ongkos yg sangat mahal kalau di hitung petani sudah tidak dapat untung Apa Lagi karena biaya pengeluaran hasil panen sangat mahal.
Selain dari jalan rusak parah Abdullah juga menyampaikan sinyal hp juga tidak Ada di tampor paluh, tampor bur, di melidi dan Gampong HTI Ranto Naru sangat sulit untuk melakukan komunikasi baik kepentingan pribadi maupun untuk kepentingan umum seperti ketika mati lampu tidak dapat menghubungi petugas PLN, sudah jalan rusak sinyal hp pun tidak ada seperti nya kami orang pedalaman belum merdeka,” ungkap Abdullah.
Sementara itu Sarif Husin petugas PLN lokop beserta teman – temanya yang bertugas di wilayah HTI Ranto Naru, Tampor Bur, Melidi, Tampor Paluh sampai kesimpang jernih, memang benar jalan nya rusak parah dan harus segera di perbaiki, dan bila kita paksakan berjalan dengan memakai kendaraan bisa terjatuh,” ujar Sarif.
Dari pada itu juga Kastri warga Gampong Tampor Bur mahasiws Unsam langsa dirnya juga berharap kepada Pemkab Aceh Timur untuk segera memperbaiki jalan. Lokop HTI Ranto Naru, melewati buket Antik terus ke pante kera simpang jernih tembus Aceh tamiang itu harus secepatnya di bangun karena kondisinya rusak berat jalan tersebut di gunakan oleh warga yang terhubung beberapa Gampong.
Abdulah warga Gampong Melidi juga mahasiswa unsam langsa pihak nya juga meminta kepada Pemkab Aceh Timur Agar jalan Lokop Hti ranto naru Simpang Jernih perlu segera di bangun karena warga Gampong Melidi Kec Simpang Jernih terdapat 210 KK, yang sangat mengharapkan di sana sangat jalan Lokop HTI Ranto Naru simpang jernih tembus Aceh Tamiang segera di bangun oleh Pemkab Aceh Timur. Karena Hanya itu satu – satu jalan yang dapat di gunakan untuk lintas simpang jernih Lokop ke gayo lues dan sebalik nya orang dari lokop ke simpang jernih terus ke kuala simpang Aceh Tamiang kami berharap kepada bapak bupati Aceh Timur segera membangun jalan tersebut demi untuk kesejahteraan masyarakat Aceh Timur warga pedalaman ini,” harap Abdulah mahasiswa universitas samudera negeri Langsa. (MR/DANTON)
