Kasus Email Diselidiki Lagi, Hillary Clinton Tantang FBI Buka-Bukaan

Kasus Email Diselidiki Lagi, Hillary Clinton Tantang FBI Buka-Bukaan
Bagikan

MetroRakyat.com  |  USA — 11 hari menjelang Pilpres Amerika Serikat, Biro Investigasi Federal AS (FBI) mengumumkan hal mengejutkan. Calon presiden dari partai Demokrat, Hillary Clinton kini tengah diinvestigasi terkait email-emailnya.

Dari investigasi tersebut, Direktur FBI James Comey mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendapat temuan baru mengenai email Hillary. Mantan Menteri Luar Negeri AS itu diklaim memiliki informasi sensitif yang tersimpan dalam server pribadinya.  “Penyelidik menemukan sejumlah email, yang berhubungan dengan kasus yang tak terkait (dengan penyelidikan sebelumnya),” ungkap Comey. Meski demikian, ia belum dapat memastikan apakah email itu mengandung informasi yang dirahasiakan.

Hasil gambar untuk federal bureau of investigation
Mengenai hal tersebut, Hillary mengaku sangat yakin bahwa penyelidikan baru FBI ini tak akan mengubah apapun. Ia yakin akan tetap bebas dari tuduhan dan terus maju menjadi calon Presiden AS.

Hillary juga meminta FBI memberikan penjelasan yang sesungguhnya kepada rakyat. “Rakyat Amerika layak untuk mendapatkan fakta-fakta penuh dan lengkap dengan segera,” ungkap Hillary. “Saya yakin apapun itu, tak akan mengubah kesimpulan.” (wow/mr02).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.