Seorang IRT di Komplek Torganda Sunggal Tewas Tertembak
MetroRakyat.com | MEDAN – Kawanan pria bersenjata api yang mengendarai mobil Daihatsu Terios silver membuat heboh warga di sekitar Jalan Asam Kumbang.

Kehebohan itu terjadi setelah kawanan tersebut menembak seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang tinggal di Komplek Tor Ganda yang berada di Jalan Asam Kumbang, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Tuntungan. Alhasil IRT yang belum diketahui identitasnya tersebut meninggal ditempat. Jasadnya persis tergeletak di dekat parit.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Linda, seorang warga sekitar mengatakan jika Sri Wahyuni sempat menghalangi pelaku yang berjumlah tiga orang saat akan membawa suaminya. “Awalnya terdengar keributan, jadi istrinya menghalangi saat suaminya mau dibawa,” kata Linda salah seorang saksi mata. Dijelaskan Linda, saat terjadinya keributan tersebut, suami korban Syaiful seketika melarikan diri dengan tangan terborgol. Linda mengatakan, pelaku kemudian mengambil tindakan tegas, dengan memuntahkan peluru.
Nahas, peluru mengenai korban yang saat itu menggendong anak perempuannya yang masih berusia dua tahun. Pantauan dilapangan, karena lokasi kejadian berada diperbatasan antara Polsek Sunggal dan Polsek Delitua, kedua Kapolsek turun ke lokasi kejadian. Namun, Kapolsekta Sunggal, Kompol Daniel Marunduri yang berada di lokasi enggan berkomentar. “Jangan saya lah,” kata Daniel yang kemudian memanggil sejumlah anggotanya untuk ikut melakukan penyelidikan di lapangan
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari polisi mengenai kasus penembakan yang merenggut nyawa Indri Wahyuni. Pihak berwajib terlihat masih melakukan penyelidikan di lokasi (MR/mar)
