Uskup Agung Medan Doakan dan Maafkan Pelaku Teror Di Gereja Katolik St.Yosep.

Uskup Agung Medan Doakan dan Maafkan Pelaku Teror Di Gereja Katolik St.Yosep.
Bagikan

Breaking News : Laporan Imron Situmorang.

 

MetroRakyat.com  I  MEDAN — Percobaan bom bunuh diri terjadi di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep di Jalan Dr Mansur Medan, Minggu (28/8/2016) pagi. Menanggapi hal itu, Pimpinan Umat Katolik Provinsi Sumatera Utara yakni Bapa Uskup Agung Medan Mgr. Mgr. Anicetus Bongsu Sinaga, OFM.Cap saat dijumpai MetroRakyat.com di Keuskupan Agung Medan di jalan Imam Bonjol N0.39, Medan, menyampaikan bahwa tidak mengkhawatirkan dengan serangkaian aksi yang diduga dilakukan oleh  terorisme, Minggu (28/8/2016). Uskup menyampaikan alasannya bahwa sepenuhnya menyerahkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sebagai pelindung gereja Katolik. “Saya mengajak segenap umat Katolik, agar meneguhkan iman dan kepercayaannya kepada Yesus Kristus, dan menyerahkan sepenuhnya kepada Yesus sebagai Juru Selamat manusia”, ungkapnya. Uskup mengatakan bahwa aksi teror tersebut adalah bentuk dari sikap manusia yang tidak percaya dengan Tuhan, dan tentunya para peneror adalah manusia yang imannya menipis. Maka harapan Pimpinan Umat Katolik Sumatera Utara itu agar segenap biarawan dan biarawati tetap berdoa, agar kiranya semakin diberika kekuatan dalam menghadapi hal-hal seperti aksi teror ini.

Uskup Agung Medan, Mgr. Anicetus Bongsu Sinaga memberikan keterangan persnya di Keuskupan Agung Medan, Minggu 28/8/2016. Foto : MetroRakyat.com.

 

Selain itu, Mgr. Anicetus menyampaikan seruan kepada segenap umat beragama di Provinsi Sumatera Utara, menjaga sikap dan solidaritas atas kerukunan umat beragama yang selama ini terjalin dengan baik. “Mari kita tetap menjaga kekondusifan umat beragama , saling menghormati dan menghargai perbedaan kepercayaan diantara sesama manusia, karena selama ini hubungan masyarakat Sumut masih tergolong rukun dan damai, dan kita jangan gampang  terprovokasi oleh oknum yang dengan sengaja memecah belah kesatuan kita, dan marilah menyerahkan diri kita sepenuhnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa”, kata Anicetus.

Inilah Gereja Katolik Stasi Santo Yosep yang mengalami percobaan aksi terorisme pada Minggu, 28 Agustus 2016. Foto : MetroRakyat.com,.

Uskup Agung Medan Mendoakan Pelaku Teror Di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep.

Uskup Agung Medan menyampaikan doanya secara khusus bagi pelaku teror yakni Ivan Hasugian, yang terjadi  di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep. Uskup dengan lugas mengatakan mendoakan pelaku teror yakni Ivan Hasugian, agar lebih bertobat dan menyadari bahwa perbuatan yang dilakukannya adalah salah, dan semoga Ivan diampuni oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Tak hanya itu, Pimpinan Umat Katolik itu juga memaafkan perbuatan Ivan Hasugian, biarlah keadilan yang diberikan baginya dan biarlah Tuhan yang menghukumnya. “Tuhan adalah maha pengampun dan pemaaf, kita sebagai umatnya juga demikian”, tutup Uskup yang saat ini memasuki usia ke 75 tahun. (Red/MR/Imron).

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.