Cerita 7 Suku Bintuni Curi Perhatian Delegasi 100 Negara di AFS Youth Assembly Jenewa

Cerita 7 Suku Bintuni Curi Perhatian Delegasi 100 Negara di AFS Youth Assembly Jenewa
Bagikan

METRORAKYAT. COM, JENEWA – Keikutsertaan Iqbal Refideso di panggung internasional membawa angin segar bagi Teluk Bintuni. Sebagai Global Educatorvdelegasi Indonesia, ia memperkenalkan 7 suku di daerahnya kepada ratusan delegasi dari 100 negara pada 31st Session of the AFS Youth Assembly 2026 di Jenewa, Swiss, 9-11 Agustus 2026.

Forum bertema Rise. Reimagine. Rebuild: A World for All ini menjadi ruang penting bagi Iqbal.

“Peran saya di sini sebagai Global Educator adalah memastikan suara Papua dan Bintuni didengar. Saya bawa semangat Indonesia dan mimpi anak-anak di kampung,” ujar Iqbal.

Dalam sesi diskusi bersama para peserta dari beda negara untuk berbagi pengalaman, pendidikan, dan budaya, Iqbal memaparkan kekayaan Teluk Bintuni. Ia menjelaskan tentang Sebyar, Wamesa, Kuri, Irarutu, Moskona, Sough, dan Sumuri. Ia juga berbagi tentang tantangan pendidikan di daerah 3T.

Sesi inilah yang paling berkesan bagi Iqbal. Respon dari delegasi lain pun luar biasa.

“Mereka sangat antusias terhadap budaya Indonesia yang begitu luas dan menggali lebih dalam karena tidak semua peserta tahu apa itu Papua,” katanya kepada Metro Rakyat.

Keikutsertaan Iqbal diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi pendidikan internasional untuk Bintuni. Sekaligus menjadi inspirasi bagi pemuda di daerah agar berani bermimpi dan berkarya di tingkat global.

“Semoga cerita dari Jenewa ini bisa jadi motivasi buat adik-adik di Bintuni. Kesempatan itu ada, tinggal kita mau belajar dan berkembang,”tutupnya.(mr/Azrul)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Metro Rakyat News