Rico Waas Diserbu Ibu-Ibu Saat Tinjau Jalan di Marelan, Diajak Main Kelereng hingga Foto Bersama

Rico Waas Diserbu Ibu-Ibu Saat Tinjau Jalan di Marelan, Diajak Main Kelereng hingga Foto Bersama
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Kunjungan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meninjau pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kecamatan Medan Marelan, Rabu (22/7/2026), berlangsung penuh keakraban.

Bukan hanya meninjau proyek pembangunan jalan, kehadiran orang nomor satu di Pemko Medan itu justru disambut antusias warga. Sejumlah ibu-ibu bahkan langsung menghampiri Rico Waas untuk menyampaikan rasa terima kasih, bersalaman, hingga mengajaknya berfoto bersama.

Dalam kunjungan tersebut, Rico Waas didampingi Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, Anggota DPRD Kota Medan Saipul Bahri, serta Camat Medan Marelan Zulkifli Syahputra Pulungan.

Begitu melihat Rico Waas datang, sejumlah ibu-ibu langsung mendekat. Dengan ramah, Rico pun menyambut sapaan warga sembari sesekali tersenyum malu saat mendapat pujian dari para ibu tersebut.

“Terima kasih, Pak Wali, sudah memperbaiki jalan kami. Kami sangat senang. Selama ini kalau hujan sedikit saja, jalan selalu tergenang air. Sekarang jalan kami sudah lebih bersih dan mulus,” ujar seorang warga.

Antusiasme warga semakin terasa ketika beberapa ibu-ibu meminta foto bersama Rico Waas. Bahkan, langkah Wali Kota Medan yang hendak melanjutkan peninjauan beberapa kali terhenti karena harus melayani warga yang ingin bersalaman dan berfoto bersama.

Momen keakraban itu semakin mencair ketika Rico Waas menanyakan langsung kepada warga mengenai manfaat perbaikan jalan yang sedang dikerjakan.

Sambil menunjuk Anggota DPRD Kota Medan Saipul Bahri yang turut mendampinginya, Rico bertanya tentang peran wakil rakyat tersebut dalam menyerap aspirasi masyarakat.
Spontan, para ibu-ibu langsung memberikan pujian.

“Kalau kami senang melihat Pak Saipul yang selalu memikirkan kami. Aspirasi kami selalu disampaikan. Apalagi sekarang berdampingan dengan Pak Wali Kota yang ganteng dan masih muda,” sorak para ibu-ibu tersebut disambut tawa warga lainnya.

Namun, kejutan lain terjadi ketika Rico Waas melanjutkan perjalanan meninjau proyek infrastruktur. Langkahnya tiba-tiba terhenti setelah melihat sejumlah ibu-ibu sedang asyik bermain kelereng.

Tak ingin melewatkan kesempatan, para ibu-ibu langsung mengajak Rico ikut bermain. Di luar dugaan, ajakan tersebut diterima dengan senang hati.

Rico Waas pun ikut duduk dan mencoba permainan kelereng bersama warga. Dengan santai, ia membidik sasaran dan berhasil mengenai target.

“Ini permainan waktu kecil yang sering saya lihat dan ikuti, jadi tidak terlalu sulit untuk mengikutinya,” ujar Rico sambil tersenyum.

Warga pun tampak gembira melihat Wali Kota Medan ikut bermain bersama mereka.

“Biasanya kami bermain sendiri. Kali ini ditonton dan ikut bermain langsung bersama Pak Wali Kota. Memang merakyat sekali Pak Wali ini,” ujar Sri, salah seorang warga.

Usai bermain kelereng, Rico Waas mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekaligus merawat infrastruktur yang telah dibangun pemerintah.

“Pemko Medan secara bertahap akan terus fokus memperbaiki infrastruktur dan drainase di wilayah Medan Utara maupun kecamatan lainnya di Kota Medan,”ucapnya.

Tinjau Tiga Titik Perbaikan Jalan
Dalam kunjungan tersebut, Rico Waas meninjau tiga titik pekerjaan perbaikan jalan, yakni di Kelurahan Terjun, Jalan Marelan III Tengah, Kelurahan Paya Pasir, dan Kelurahan Labuhan Deli.

Di Jalan Marelan III Tengah, Pemko Medan melakukan pengecoran jalan sepanjang kurang lebih 915 meter dengan ketebalan sekitar 20 sentimeter.

“Jalan ini memang sudah lama rusak dan menjadi harapan masyarakat agar segera diperbaiki. Dengan pengecoran ini, kami berharap aktivitas warga menjadi lebih nyaman dan aman,” kata Rico.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke kawasan Paya Pasir. Di lokasi tersebut, Pemko Medan melakukan pengecoran jalan sepanjang sekitar 400 hingga 500 meter.

Ruas jalan itu merupakan akses penting yang setiap hari dilalui pelajar dan kendaraan bertonase berat. Kondisi tersebut membuat badan jalan mengalami kerusakan cukup parah.

Tak hanya itu, kawasan Paya Pasir juga kerap terdampak banjir rob. Untuk mengantisipasi persoalan tersebut, pengecoran jalan dilakukan dengan meninggikan elevasi badan jalan sekitar 25 sentimeter.

“Karena daerah ini sering terdampak banjir rob, maka ketinggian badan jalan kita naikkan agar saat air pasang tidak lagi terlalu mengganggu aktivitas masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, di Kelurahan Labuhan Deli, Pemko Medan melakukan pekerjaan overlay atau pelapisan ulang Jalan Arif Rahman Hakim sebagai bagian dari program pemeliharaan rutin jalan.

Rico menambahkan, masih terdapat sejumlah proyek infrastruktur lainnya di Kecamatan Medan Marelan yang saat ini dalam proses pengerjaan. Termasuk pembangunan jalan di salah satu kelurahan yang sempat mengalami kendala teknis akibat kondisi lahan di sekitar lokasi pekerjaan.

Dalam kesempatan tersebut, Rico juga meninjau kualitas hasil pengecoran di Jalan Tana Taka. Ia menilai pekerjaan telah dilaksanakan dengan baik. Namun, ia mengingatkan agar proses perawatan beton dilakukan sesuai standar untuk memastikan kualitas dan daya tahan jalan.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan Khairul Azmi menjelaskan, salah satu fokus pembangunan di Jalan Mangaan adalah pembenahan sistem drainase.

“Saat ini drainase sedang dibangun dan masih dalam proses uji laboratorium. Setelah masa perawatan sekitar 21 hari selesai, pekerjaan berikutnya akan dilanjutkan,” ujar Khairul.

Ia berharap pembangunan tersebut memberikan dampak besar bagi masyarakat, mengingat ruas jalan yang dikerjakan cukup panjang dan menjadi akses menuju kawasan industri di Medan Utara. (MR/Irwan)

Metro Rakyat News

Tinggalkan Balasan