2 Korban Bencana Longsor PT. Tamaris Parmonangan Berhasil Ditemukan, 3 Lagi Masih Dalam Pencarian
METRORAKYAT.COM, TAPUT – Proses Evakuasi hari ke-3 korban bencana longsor di Dusun 1 Desa Hutatua Kecamatan Parmonangan Kabupaten Tapanuli Utara tepatnya di PT. Tamaris terus dilakukan. Alat berat terus dikerahkan untuk mencari korban hilang sebanyak 5 orang.
Pada hari ini, Jumat, 28 November 2025, siang sekitar pukul 15.50 WIB satu korban bencana longsor yang bernama Farida asal tebingtinggi ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia. Pada pukul 17.15 Wib korban kedua ditemukan oleh Tim Sar yang bernama Dion manalu ( 24 ) kedua korban ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia.
Kades Hutatua Tomus Manalu menerangkan bahwa pada pukul 15.50 Wib tim pencari berhasil menemukan satu korban bencana longsor di PT.Tamaris yang bernama Farida (42 )dan korban kedua bernama Dion Manalu ( 24 ), keduanya ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia.
” Kita akan terus melakukan pencarian bersama TIM, dari 5 yang dilaporkan pasca longsor dua sudah ditemukan. Upaya pencarian masih terus kita lakukan, karena masih ada 3 orang lagi. Untuk ke 2 jenazah kita bawa ke puskesmas parmonangan guna untuk pemukasaran jenazah sebelum dijemput oleh pihak keluarga, “ucap kades.
Kordinator Pos Sar Danau Toba Erikson Gultom menerangkan bahwa masa tanggap pencarian hanya 7 hari. Apabila ada tanda – tanda dan kesepakatan pihak pemerintah setempat, bisa dilakukan penambahan hari untuk melakukan pencarian.
Dia juga menambahkan bahwa personil Basarnas Pos Sar Danau Toba diturunkan sebanyak 6 orang ditambah dengan 3 orang dari anggota Siantar Rafting untuk terus melakukan pencarian terhadap 3 orang yang belum ditemukan.
Pantauan dilapangan wartawan media ini tim pencari korban longsor yang tergabung dari Basarnas Provinsi Sumut, TNI, Polri, Management PT.Tamaris, serta masyarakat desa setempat terus berupaya melakukan pencarian dengan menggunakan alat berat jenis exsavator sebanyak 2 unit ditambah peralatan lainnya seperti pompa air, cangkul dan sekop.
Pihak management PT. Tamaris hingga berita ini diterbitkan, belum bersedia memberi keterangan.(MR/ Andoky Manalu)
